Marak Tawuran Pelajar, Inspira Minta Hentikan Tradisi Warisan Senior

oleh -1,775 views
Tawuran Pelajar, PSI, Kritik, Wali Kota Bogor
Ilustrasi Tawuran Pelajar

BOGOR (Lead.co.id) – Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (Inspira) Cabang Bogor menilai tradisi tawuran pelajar yang diwariskan dari senior kepada juniornya agar dihentikan. Pernyataan itu merespons aksi tawuran yang terjadi di Bogor baru baru ini.

Pasalnya, pada Kamis malam (9/3), sebanyak 60 pelajar asal Kota Bogor diamankan polisi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor karena terlibat aksi tawuran.

Berselang sehari, pada Jumat (10/3), seorang pelajar di Kota Bogor berinisial AS tewas dibacok oleh pelajar lainnya di Lampu Merah Pomad, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Baca :  Pemkot Bogor Rekam KTP Pelajar Usia 17 Tahun saat Pemilu

Terkait itu, Ketua Umum Inspira Cabang Bogor, M Hafiz Azami menilai, aksi tawuran pelajar itu merupakan tradisi yang diwariskan terus menurus oleh beberapa alumni kepada juniornya.

“Itu diwariskan, misalnya ada sekolah yang memakai sistem pengkaderan untuk membina adik dibawahnya dibimbing supaya tawuran, disamping keadaan labil dan masalah pribadi si siswanya,” ungkap Hafiz.

Pasalnya, kata dia, tawuran pelajar sudah dilakukan dari tingkat SMA, SMP bahkan SD. Mereka berbondong-bondong membawa senjata tajam di tempat umum tanpa rasa malu.

“Ada yang menggangap itu sebuah pahlawan di dunia tawuran jika pelajar bertingkah berani. Ini gak bisa dibiarkan,” tegas Hafiz.

Baca :  139 Menara Telekomunikasi Tak Berizin, Inspira Demo Bupati Bogor

Menurut dia, dibutuhkan peran stakeholder, mulai dari pihak sekolah mengumpulkan alumni yang diduga terlibat. Kemudian, siswa yang hanya ikut-ikutan agar diganjar hukuman dan yang melukai hingga membunuh harus diproses hukum.

Peran pemerintah dan TNI, Polri sangat diperlukan, bagaimana mereka menyiapkan tempat singgah/pencucian karakter bagi siswa yang terlibat tawuran.

“Didalam tempat singgah diberlakukan semi militer, ada program siraman rohani hingga praktek-praktek kehidupan yang dapat mengubah siswa tersebut,” kata Hafiz.

Ini perlu perhatian serius dari semua pihak termasuk dukungan masyarakat. Semua ikhtiar, ide dan gagasan harus dilaksanakan untuk menyelamatkan generasi bangsa, tak hanya persoalan tawuran saja.

Baca :  DPO Pembacokan Pelajar di Pomad Ditangkap di Yogyakarta

“Sudah saatnya para penguasa mengambil tindakan dan terobosan, mau sampai kapan tragedi tawuran dipertontonkan setiap harinya”, tutupnya.