Membela Diri, Anggota Polisi Banawa Lumpuhkan Pemabuk

oleh -233 views

LEAD.co.id | Seorang lelaki bernama Amok, warga kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, berhasil dilumpuhkan dengan tembakan setelah melukai anggota Polsek Banawa Polres Donggala, Brigpol M Hermansyah Mamonto, menggunakan Samurai.

Kejadian tersebut di benarkan oleh Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudi, SH., SIK., M.Crim, intinya itu ada penyerangan dan penikaman ke anggota Polri di rumah anggota tersebut.

“Untuk membela diri, mengeluarkan tembakan ke arah penyerang,” kata Dadan melalui siaran pers yang diterima LEAD.co.id, Jumat (7/2/2020).

Menurut masyarakat setempat, Pelaku penyerangan terhadap Polisi tersebut dalam keadaan mabuk, pada Kamis Petang, 6 Februari 2020. Pelaku yang membawa sajam jenis Samurai tersebut, tiba tiba masuk ke dalam rumah korban dan menikamnya. Beruntung korban segera membela diri dengan melepas tembakan hingga pelaku tersungkur.

Baca :  Polisi Telusuri Berita Penganiayaan Ustad di Babakan Madang

Ironisnya, pelaku dan korban diketahui masih ada hubungan keluarga (ipar), menurut salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya.

Setelah pelaku tidak berdaya karena luka tembakan di tubuhnya, beberapa menit kemudian Polisi dan warga sekitar membawa pelaku ke rumah sakit umum Kabelota Donggala. Namun na’as, sesampai di rumah sakit, pelaku tidak dapat terselamatkan.

Menurut perawat rumah sakit, pelaku kekurangan darah hingga menyebabkan meninggal dunia. Sedangkan Polres Donggala masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait motif kejadin tersebut.

Sumber LEAD.co.id melaporkan, terjadi penembakan oleh anggota Polsek Banawa, Kabupaten Donggala, Brigpol M Hermansyah Mamonto kepada Amok (LK) dengan maksud membela diri, karna Amok masuk kerumah Brigpol M Hermansyah mamonto dengan kondisi mabuk sambil membawa samurai hingga melukai Mamonto di bagian tangan dan punggung.

Baca :  Polisi Ungkap Home Industri Obat Keras ilegal di Bogor

Karena kejadian tersebut Brigpol M.Hermansyah mamonto mengambil senpi jenis Revolver yang disimpan diatas lemari dan menembak Amok sehingga melulukai Amok dibagian dada sebelah

Diketahui, Amok adalah ipar Brigpol M Hermansyah Mamonto. Keduanya sudah lama tidak ada kecocokan, karena iparnya itu pemabuk dan pemakai sabu sabu dan sudah sering dinasehati sama pak Mamonto, tapi tidak pernah dihiraukan.

Sumber menyebutkan kronologi, awal mula kejadian, Mamonto sedang menonton TV bersama istri dan anaknya. Saat itu, saudara iparnya mabuk dan mengamuk didepan rumahnya sambil bicara “siapa yg jago disini kemari saya potong kau”.

Baca :  Pencatut Foto KH Ali Karrar Shinhaji Dilaporkan ke Polisi

Saat Mamonto keluar rumah hendak sholat Maghrib tiba-tiba iparnya langsung masuk kedalam rumah Mamonto dengan keadaan mengamuk membabi buta dan mengayunkan samurai kearah Mamonto.

Untungnya, saat itu Mamonto bisa menangkis dan lari mengambil senjata. Namun, iparnya tetap mengejar sambil mengayunkan samurai hingga mengenai bagian punggung Mamonto yang kemdian melumpuhkannya dengan tembakan. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *