JAKARTA (LEAD.co.id) | Dalam upaya memperkuat kesadaran lingkungan dan menjaga ekosistem air, Menteri Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq bersama Wakil Menteri Diaz Hendropriyono, serta jajaran kerja Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), hari ini turun langsung ke lapangan dalam kegiatan Bersih-Bersih Sungai Cipinang, Jakarta Timur.
Aksi nyata ini melibatkan ratusan komunitas pecinta sungai, relawan lingkungan, dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional KLH untuk menjadikan sungai-sungai di wilayah Jabodetabek bersih, sehat, dan lestari.
“Sungai adalah sumber kehidupan, bukan tempat sampah. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua pihak baik masyarakat, pelaku usaha, maupun industri untuk berhenti membuang sampah dan limbah ke sungai. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Dr. Hanif Faisol Nurofiqdi sela kegiatan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Diaz Hendropriyono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Gerakan ini bukan sekadar simbolik. Kami ingin menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Komunitas, pemerintah daerah, dan dunia usaha harus bersinergi menjaga sungai agar kembali menjadi habitat yang sehat,” tegasnya.
Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan serentak di beberapa titik sepanjang aliran Sungai Cipinang, meliputi pembersihan sampah plastik, pengerukan sedimen ringan, serta edukasi kepada warga sekitar mengenai pengelolaan sampah rumah tangga.
KLH menargetkan program serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah, sebagai bagian dari Gerakan Nasional Cinta Sungai (GNCS) yang diinisiasi untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai di daerah masing-masing.
(***)
Editor : Aru Prayogi





