Organisasi Pawang 1678 Pertanyaan Sikap Walikota Bogor Soal Pedagang Lawang Saketeng

oleh -291 views

LEAD.co.id | Ketua Organisasi Pawang 1678, H.Chenchen Sukirman didampingi Tim Advokasi beserta jajaran pengurus dan anggotanya, datangi kantor Kesbangpol Kota Bogor jalan Kesehatan No.2, RT.04/RW.01, Tanah Sareal, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/06/2020).

Usai melakukan pertemuan dengan pihak Kesbangpol Kota Bogor, Ketua Pawang 1678 melalui Tim Divisi Advokasi yang terdiri dari, Dr. Dudung A. Abdullah, SH., Iwan Kusmawan SH., dan Fahrul Ramadan SH., menyampaikan sikap tegasnya kepada Walikota Bogor.

“Kami dari divisi advokasi organisasi Pawang 1678 Paguyuban yang sebagian beranggotakan para pedagang di jalan Lawang saketeng dan Pedati yang ada di kota Bogor, hari ini kita sudah bertemu dengan Sekretaris Kesbangpol, sebagaimana undangan dari beliau yang berjanji akan memfasilitasi kita dari awal bertemu dengan Pak Walikota Bogor Bima Arya,” ucap DR. Dudung Abdullah SH., kepada para awak media.

Baca :  Gandeng Liputan Bogor, YBM PLN Salurkan Sembako Untuk Warga Isoman

Sebelumnya, pihaknya telah menyampaikan surat sebanyak tiga kali (3 x) kepada Walikota Bogor, namun tak direspon. Melihat hal tersebut Kesbangpol akan memfasilitasi pengaduan tersebut.

“Kami tadi mengutarakan kekecewaan, karena surat kami tidak direspon bagi yang sekarang (3 ×), kemudian kami juga sampaikan ke Kesbangpol bahwasannya kami sekarang berhadapan dengan anggota sebanyak 350 (tiga ratus lima puluh) orang yang mendesak kami untuk bertemu dengan pak Walikota. Tujuannya adalah untuk curhat. Bagaimana warga masyarakat curhat dengan Pak Walikota, ibarat anak dengan bapaknya,” papar Dudung.

Baca :  Pembangunan Tol BORR Seksi IIIA Siap Dikebut Hingga Akhir Tahun 2019

Dirinya berharap, Kesbangpol dapat memfasilitasi persoalan ini sesegera mungkin.

“Semoga setelah ini para pedagang jalan Lawang Saketeng dan Pedati ada titik temu, bagaimana nasib para pedagang,” pungkasnya.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *