BOGOR (Lead.co.id) – Puluhan massa dari Ormas Islam menggeruduk Cafe Asteri di Jalan RE Martadinata, Kota Bogor, pada Sabtu petang (19/11/2022). Aksi spontan itu terjadi setelah beredar flyer promosi minuman bir dengan pakaian superhero.
Di lokasi juga tampak hadir aparat Kepolisian dan Satpol PP menindaklanjuti adanya keresahan masyarakat atas flyer tersebut. Akibat adanya aksi itu, cafe Asteri memilih untuk tidak beroperasi.
Dalam aksi itu, Asep Abdul Qodir, Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Bogor menyatakan menolak dan mengutuk acara tersebut. Pihaknya juga meminta aparat untuk menindak tegas Cafe yang diduga telah menyalahi perizinan itu.
“Kami minta aparat yang berwenang untuk segera menindak dengan tegas Cafe Asteri yang juga diduga sudah menyalahi izin usahanya,” tegas Asep.
Selain itu, pihaknya juga menuntut agar Cafe tersebut segera dikosongkan dan disegel, serta meminta pemerintah untuk tegas terhadap semua tempat usaha di Kota Bogor yang menjual minuman keras.
“Jika dalam waktu 3X24 jam tidak ada tindak lanjut, maka kami FPI Bogor Raya akan menghadirkan lebih banyak masa untuk bergerak sendiri,” tegas dia.
Sementara itu, perwakilan pengelola Cafe Asteri menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas permasalahan tersebut.
“Seperti yang telah kami sampaikan juga melalui Polresta Bogor Kota bahwa sebetulnya itu hanya tema promo saja, jadi bukan ada pesta miras,” paparnya.
Pihaknya menjelaskan, flyer tersebut diperuntukkan bagi konsumen yang menggunakan kostum atau atribut Super Hero seperti Superman, Batman, Iron Man itu akan mendapatkan discount minuman sebesar 20 persen.
“Oleh karena itu, kami batalkan acara ini, dan sekali lagi kami beserta jajaran Cafe Asteri mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.





