Oleh: Dr Apendi Arsyad
Alhamdulillah, saya lihat dengan senang hati dan terharu atas postingan gambar di WAG Sompec, tampak ongaku H. Edward Arfa, SH (onga EA) sedang berpamitan dengan kakaknya (uwonya) Hj. Rusmani Arsyad, yang diposting kemenakanku (kmdku) Herwanto. Doaku, semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menolong hambaNya yakni uwoku Hj. Rosmani binti Arsyad dan ongaku H. Edward Arfa SH (80 tahun).
Gambar tersebut mengabtraksikan adanya suasana “perpisahan”, adanya perasaan haru, sedih, harapan, berdoa di rumah Koto Praku Kecamatan Cerenti, yang menyelimuti mereka, ketika onga Edward mau berpamitan untuk balik ke Tanjung Pinang, kembali bergabung dengan keluarganya (isteri, anak, menantu dan kedua cucunya). Onga EA pamit kepada kakaknya dengan hati yang lega, sebab mereka telah berhasil melepaskan rindunya, insyaAllah.
Alhamdulillah onga EA selama seminggu berada di kampung halamannya, tempat kelahiran, dididik dan dibesarkan orangtuanya, bisa bernostalgia, dan bersua dengan para Dunsanak (kakak, adik, anak, kemenakan, cucu dan cicit) serta kerabat lainnya di Cerenti, yang telah lama beliau rindukan untuk bertemu muka, saling melepas rindu, saling berbagi dan saling menguatkan hati.
Harapanku onga EA telah berhasil memberikan berbagai petuah dan nasehat buat adik adik, anak anak dan para kemenakannya yang sudah bersilaturrahmi dengannya. Saya AA dari Bogor juga menganjurkan, mengingatkan dan terus mengajak anak kemenakan untuk ber-silaturrahmi dengan ongaku EA. Alhamdulillah mereka telah melaksanakan dan sudah mengkomunikasikan ke saya paman (ocunya), hal hal apa yang nasehat dan pelajaran yang diperolehnya saya sudah memahaminya.
Mudah-mudahan segala petuah dan nasehat tersebut menjadi cemeti agar warga the Arsyad Family mau berkomitmen, bekerja sebagai relawan, pegiat sosial kemasyarakatan untuk kemajuan nagori Cerenti, berikhtiar untuk meraih keselamatan hidup baik di dunia maupun akhirats kelak, yang semua kita akan mengalaminya sebagaimana dijelaskan firman Allah SWT dalam Al Quranulkariem.
Dalam kehidupan kemasyarakatan sosial di dunia, zuriath Haji Arsyad hendaknya, bisa memberikan manfaat bagi kebaikan warga Cerenti dengan gemar berbuat kebajikan amal usaha dengan niat dan motivasi karena Allah SWT untuk mendapatkan ganjaran pahala. Untuk wadah berbuat kebajikan, berbuat amal sosial itu sebagai instrumen menambang pahala dari Allah SWT dari warga the Arsyad Family telah bersepakat mendirikan sebuah Yayasan.
Yayasan berwatak nirlaba itu, kami beri nama Yayasan ARSYADA Cerenti Madani (ACM Foundation). ARSYADA berasal dari nama orangtuaku yakni ayah Haji Arsyad bin Kahar (alm, wafat 23 Maret 1971) dan ibu Hajjah Darana binti Djamin (alm.wafat 23 Pebruari 2021, usia 106 thn). Kedua sosok dan vigur yang amat kami sayangi dan muliakan serta suritauladan keluarga, yang patut diwariskan kepada keturunannya (zuriath).
Program, kegiatan dan usaha Yayasan ACM adalah fokus dan konsen pada pengembangan bidang pendidikan dan dakwah Islamiyah di kampung halaman Caghonti. Kehadiran dan kiprah Yayasan ini lahir, dalam rangka meneruskan tradisi berbuat baik antar sesama demi kemanusiaan, yang pernah dilakukan dan disuri-tauladani oleh kedua orangt tua kami, yang dulu berhikmat di organisasi pendidikan dan dakwah Muhammadyah Kecamatan Cerenti.
Ibunda Hj. Darana adalah aktivis Aisyiah Muhammadyah di daerahnya Cerenti, yang sering menghadiri acara Konperensi, musda dan muktamar Muhammadyah, sementara ayahku pernah menjadi pimpinan Ranting Muhammadyah dengan mendirikan dan mengelola sarana pendidikan dan dakwah yakni Sekolah Muallimin Muhamadyah Cerenti, sebuah sekolah perintis di kampungku, berdiri sebelum kemerdekaan RI thn 1945.
Sekolah Muallimin Muhammadyah Cerenti telah berhasil dan berjasa mencetak banyak kader muslim cerdik- pandai, antara lain ongaku Edward Arfa SH, pensiunan hakim dan mantan Ketua Pengadilan Tg Pinang Kepulauann Riau, serta pengacara handal, akhir-akhir gemar menulis dan menerbitkan buku untuk mewariskan, mentranformasikan sistem nilai dan norma budaya Masyarakat
etnis Melayu Cerenti Kuansing Riau kepada generasi penerus millenial, sebentar lagi akan memasuki era abad ke-21.
Cerenti adalah negeri tempo doeloe yang berbudaya dan berperadaban maju, dan negeri ini telah banyak melahirkan kaum cerdik pandai. Di masa itu para tokoh pergerakan masyarakat banyak mengundang para tuan guru, ustadz dan ulama terkemuka, didatangkan dari daerah Minangkabau Sumbar. Nagori Cerenti dalam fakta sejarah pernah menjadi kiblat, centrum budaya dan peradaban Rantau Kuansing, dimana banyak putra-putri keluarga kaum muslimin dari Kecamatan lain, diluar Cerenti, datang untuk menuntut ilmu dan belajar di Sekolah Muallimin Muhammadyah Cerenti.
Tapi sayang, sekarang gedung Sekolah Muallimin tersebut, tinggallah kenangan, dimana gedung fisik aslinya sudah hilang dan tenggelam ditelan zaman, kini berganti, bermertamerfosis menjadi gedung baru Sekolah Madrasyah Ibtidiyah Muhammadyah Cerenti, dengan konstruksi dan arsitek yang baru, sangat jauh berbeda dengan harritage building yang doeloe.
Semoga ongaku EA sebagai salah seorang alumninya yang masih hidup, kehadirannya di kampung, bisa membangkitkan kesadaran sejarah kemajuan dunia pendidikan di Cerenti tempo doeloe. Hal ini sudah seharusnya kita ketahui dan pahami terutama bagi generasi muda millenial Cerenti.
Ongaku EA pada usia 70 dan 80 tahun telah menulis 3 buah buku yang mengisahkan banyak hal tentang dunia pendidikan, pola budaya dan adat istiadat masyarakat Cerenti, salah satu diantaranya karya intlektualnya itu adalah narasi keberadaan Sekolah Muallimin Muhammadyah Cerenti tempo doeloe tahun 1950an yang begitu besar perannya dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat dan bangsa. Sekolah Muhamadyah Cerenti telah mengangkat harkat dan martabat (marwah, dignity) nagori. Berbagai narasi dalam buku-buku itu mencerahkan dan menginspirasi.
Saya berkeyakinan selama ongaku EA berada di kampung kelahirannya Caghonti, transformasi nilai2 dan norma2 budaya kebajikan ini bisa diserap oleh para anak dan kemenakanku, aktivis Yayasan ACM.
Hari Sabtu pagi ini tepatnya tanggal 27 November 2021, ongaku EA bersama pengawalnya kmd Herwanto bin Mustafa Umar, akan berpamitan dengan kakak kandungnya dan beliau kembali ke Kota Tg Pinang Kepulauan Riau, tempat dia mengabdi dan menghabiskan waktu pensiun di hari tuanya bersama keluarganya.
Saya adiknya AA selalu mendoakan, semoga onga EA yang kita banggakan ini, selalu sehat walafiat dan tak kurang sesuatu apapun, panjang umurnya agar terus memberikan kemamfaatan. Selamat dalam perjalanan dan berbahagia selalu.
InsyaAllah kita bisa bertemu di acara Ultah ke 80 tahun ongaku EA, Kamis 30 Desember 2021 di rumahnya jln Cendana 2 Kota Tg Pinang, insyaAllah kita bisa meraih hidup penuh kebahagiaan. Syukron Barakallah. Amiin YRA. Salam sehat dan tetap bersemangat.
Perenungan akhir pekan, from Room 1802, Menara Peninsula Slipi Jakarta, Sabtu, 27-11-2021.
Penulis adalah Dosen, Konsultan, Pengamat dan Pegiat Sosial, serta Pendiri/Ketua Dewan Pembina Yayasan ACM

