Pasca Gencatan Senjata, Pasukan Israel Serang Jamaah di Masjid Al-Aqsa

oleh -380 views
Gencatan Senjata, Israel, Al-Aqsa, Palestina
Rakyat Palestine merayakan gencatan senjata di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, pada Jumat, 21 Mei 2021 [File: Ahmad Gharabli / Aljazeera]

LEAD.co.id | Pasukan Israel kembali melakukan serangan yang melukai puluhan jamaah usai melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, pada Jumat (21/5/2021). Serangan itu dilakukan oleh Polisi Israel usai kesepakatan gencatan senjata.

Israel dan Hamas, Palestina telah mengumumkan gencatan senjata muli 21 Mei 201 untuk mengakhiri perang selama 11 hari. Kantor berita Aljazeera melaporkan, Polisi telah Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem dengan tembakan gas air mata usai beberapa jam gencatan senjata.

Serangan itu melukai sekitar 20 orang, menurut pernyataan tertulis oleh Bulan Sabit Merah Palestina. Dua dari yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat.

Baca :  Mengutuk Israel: KAHMI Serukan Aksi Solidaritas Palestina 21 Mei 2021

Para saksi di dalam kompleks tersebut mengatakan, setelah salat Jumat banyak warga Palestina tinggal di tempat itu untuk merayakan gencatan senjata antara Hamas dan pemerintah Israel.

“Mereka bernyanyi dan bernyanyi ketika kontingen polisi Israel [ditempatkan] di sebelah kompleks masuk ke dalam kompleks dan mulai menggunakan tindakan pengendalian massa yang mereka gunakan sepanjang waktu, termasuk granat kejut, bom asap dan gas air mata,” Al Imran Khan dari Jazeera

Pada briefing PBB di New York, Stéphane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan kedua pihak harus “menahan diri” dan bahwa status quo di situs suci harus dihormati.

Baca :  Pemuda Dakwah Dalami Proposal "Deal of the Century"

“Dalam situasi ini, baik pemimpin politik, pemimpin agama memiliki tanggung jawab untuk berbicara menentang siapa pun yang mengganggu perdamaian. Dan kita semua harus berdiri teguh melawan hasutan dan kekerasan, terutama di lingkungan yang tegang,” kata Dujarric.

Polisi menembakkan granat setrum dan gas air mata, dan warga Palestina melemparkan batu setelah ratusan orang ikut serta dalam demonstrasi perayaan dengam mengibarkan bendera Palestina dan Hamas.

Tidak jelas apa yang memicu kekerasan hari Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa. Polisi Israel mengatakan telah menangkap 16 orang.

Baca :  Pertemuan Darurat, OKI Bahas Agresi Israel Terhadap Palestina

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Aljazeera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *