JAKARTA (LEAD.co.id) – Isu reshuffle di kabinet Indonesia Maju kian kencang diwacanakan meski mengundang tanda tanya. Sejumlah nama politisi dinilai berpeluang dan cocok menduduki kursi kabinet.
Salah satunya Sufmi Dasco Ahmad yang saat ini menjabat wakil ketua DPR RI. Dasco dinilai tepat menduduki posisi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan karena karakternya yang egaliter, santun dalam berkomunikasi, serta luwes dalam pergaulan dan tidak suka kegaduhan.
Merespons hal tersebut, Ketua PB HMI Romadhon Jasn mendukung munculnya nama Sufmi Dasco yang digadang-gadang berpotensi menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan. Track record dan rekam jejak serta kemampuan Dasco tak dapat diragukan lagi sebagai politisi yang malang melintang di dunia politik pergerakan.
“Beliau memang pantas dan cocok menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, beliau punya banyak prestasi dan track record yang baik, kami dukung beliau (Sufmi Dasco) jadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan,” ujar Romadhon Jasn kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/09/2021).
Karena itu menurut Romadhon, meski reshuffle kabinet menjadi hak prerogatif presiden yang tidak bisa diintervensi oleh siapa pun tetapi banyak pihak yang berharap dan mengusulkan Sufi Dasco menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan.
“Reshuffle kabinet hanya pak Jokowi dan Tuhan yang tau, tapi banyak pihak yang meminta dan mendorong pak Sufmi Dasco menjadi Menteri,” ucapnya
Romadhon juga menjelaskan bahwa dukungan terus mengalir deras dari pelbagai pihak termasuk dari kelompok elemen civil society terkait munculnya nama Sufmi Dasco sebagi calon potensial Menkopolhukam.
“Banyak sekali yang mendukung pak Dasco jadi Menkopolhulam, pak Dasco punya segudang pengalaman,” tutupnya.
Kontributor : Akril
Editor : Aru Prayogi





