Pekerjaan yang Dianggap Sebelah Mata

oleh -620 views
Kurir Shopie, Shopie, Profesi Kurir

BOGOR (Lead.co.id) – Menjadi kurir terkadang dipandang sebelah mata karena pekerjaannya yang hanya mengantar barang, akan tetapi pendapatan kurir tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pendapatan kurir dipatok tergantung oleh paket yang diantar dari pendapatan yang didapat selama menjadi kurir sudah membeli sebuah unit sepeda motor dan lainnnya. Tentu saja setiap pekerjaan mempunyai suka duka tersendiri, termasuk kurir.

Muhammad Sopian (22), kurir pengantar barang mengaku menjadi kurir adalah pekerjaan yang melelahkan dan banyak sekali rintangan yang dihadapi, seperti saat hujan paket harus tetap diantarkan dengan keadaan yang baik dan tidak boleh rusak.

“Yang paling sering saya alami itu ketika para pembeli membeli barang namun tidak sesuai dengan yang dia pesan, saya yang dimarahi dan dicaci, padahal tugas saya hanya mengantarkan saja. Lalu ketika pembeli tidak ada di rumah dan nomor telpon tidak aktif terkadang pihak keluarga tidak ingin menalangi paket tersebut,” kata Sopian.

Baca :  Jadi Penyedia Senjata Tajam, Kurir Online Shop Dibekuk Polisi

“Dan untuk Sukanya juga banyak ya, terkadang ada yang memberi uang tips yang lumayan untuk membeli rokok dan bensin, dan jadi lebih mengetahui jalan-jalan yang belum pernah saya lalui sebelumnya,” tambah dia.

Untuk sistem gaji sendiri, Sopian mengaku dibayar sesuai paket yang dibawa. Dia mencontohkan, jika sehari mengambil 50 paket untuk diantar, sekitar 35 paket diberi harga 115ribu dan 15 lagi diberi harga 1900ribu, maka jika ditotal 50 paket itu 143.500.

“Terkadang saya mengantar paket 200 perhari apabila sedang kuat ma ya 250 paket perhari,” jelas Sopian.

Baca :  Kurir Menjadi Profesi Menjamur di Era Digital

Executive Director Shopee, Indonesia Handhika Jahja menyampaikan, hitungan upah yang dijalankan sudah mengikuti harga yang ada di pasaran. Namun, ada insentif untuk mitra pengemudi SPX yang bisa melampaui target pengiriman.

“Insentif untuk mitra pengemudi SPX sangatlah kompetitif di industri jasa logistik,” ujarnya.

Untuk menghitung berapa banyak upah yang dibawa pulang kurir, Handhika juga memberikan ilustrasi. “Contohnya, jika seorang mitra pengemudi SPX di wilayah Jabodetabek membawa 80 paket dalam sehari. Mereka bisa mendapatkan insentif rata-rata senilai Rp 2.213 untuk setiap paket,” tambahnya.

Sebagai ilustrasi, rata-rata upah per paket yang ada di pasaran berkisar Rp 1.700 dan Rp 2.000. Nilai yang dipakai Handhika tersebut berdasar pada besaran upah jasa logistik lainnya.

Baca :  Jadi Penyedia Senjata Tajam, Kurir Online Shop Dibekuk Polisi

“Kami pastikan bahwa skema insentif Shopee selalu mengikuti peraturan yang berlaku di daerah terkait, serta mengikuti tingkat harga di pasar guna mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pengguna dan ketersediaan mitra SPX,” jelasnya.

Selain upah, Handhika juga menyebut bahwa Shopee Indonesia juga menyediakan perlindungan asuransi untuk para mitra pengemudi SPX. Hal itu dilakukan untuk memberikan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

“Kami juga selalu mendengarkan masukan dan aspirasi dari para mitra pengemudi SPX, serta terus berupaya untuk menjaga kenyamanan dari semua pihak,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *