Pemkab Pamekasan Berencana Gelar Vaksinasi Berhadiah

oleh -271 views

Pamekasan, (LEAD.co.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) berencana menarik minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 dengan menyediakan sejumlah hadiah menarik.

Rencana vaksinasi berhadiah mulai dari kulkas hingga sepeda motor itu bakal digelar pada Februari sampai Maret mendatang.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengungkapkan, vaksinasi berhadiah itu berawal dari diskusi antara forkopimda seiring rendahnya capaian vaksinasi di Bumi Gerbang Salam. Padahal, kata dia, vaksinasi ini penting untuk melindungi masyarakat dari wabah covid-19. Apalagi, ada varian baru bernama Omicron yang sedang membayangi dalam segala aktivitas saat ini.

Baca :  Bea Cukai Sarankan Bentuk KIHT Mini, Ini Respon Bupati Pamekasan 

“Kenapa kita lakukan itu? Karena semangat kita ini, yang pertama semangat membangun herd immunity, itu yang paling prinsip. Kedua, semangat kemanusiaan, semangat kemanusiaan yang diatur oleh undang-undang,” katanya pria yang kerap disapa Mas Tamam saat rapat bersama Forkopimda di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, dikutip LEAD.co.id dari laman Kominfo Pamekasan, kominfo.pamekasankab.go.id, Kamis (13/1/2022).

Menurutnya, pelasksanaan vaksinasi berhadiah ini bakal dilaksanakan di 16 titik yang tersebar di 13 kecamatan dengan target capaian 70 persen warga Pamekasan telah divaksin. “Target kita, bulan maret ini sudah 70 persen,” ujar Mas Tamam.

Baca :  Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Lantik Ratusan Pejabat Baru

Tak hanya itu, ketua IKA UMM itu juga mengatakan, segala kebutuhan konsumsi selama pelaksanaan vaksinasi berhadiah itu menggunakan produk UMKM yang berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.

“Yang paling penting, belinya di masyarakat bawah. Jangan beli di toko, ini nambah tugas sebenarnya ke kita, kalau ingin ringan kan cukup beli di toko, selesai. Tapi, ini biar semuanya dapat, sehingga rakyat yang usaha ini dapat untung selama pelaksanaan vaksinasi,” katanya.

Lebih lanjut, kata Mas Tamam, produk UMKM yang dapat digunakan selama pelaksanaan vaksinasi tidak hanya binaan dinas koperasi dan UKM, melainkan bisa memaksimalkan UMKM binaan camat, polsek, maupun danramil yang ada di desa-desa. “Saya minta masukan dari semuanya, camat, polsek, danramin, puskesmas atas cara pendekatan atau cara yang begini ini,” tandasnya.

Baca :  MTQ ke-29, Almasbir: Akan Perkuat Nilai Dakwah Pesantren di Bumi Gerbang Salam

Reporter: Moh Hasanuddin
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *