Pemkab Pamekasan Terapkan Physical Distancing pada Marka Jalan

oleh -251 views
Bupati, Pamekasan, Physical Distancing, Marka Jalan
Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan bersama Forpimda setelah selesai melakukan penyemprotan marka physical distancing di traffic light jalan Jokotole Pamekasan

LEAD.co.id | Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama Forpimda melaunching penerapan marka physical distancing di traffic light, hal itu dilakukan untuk memperkecil angka penyebaran covid-19 di Bumi Gerbang Salam.

Marka physical distancing di traffic light yang diterapkan yakni di perempatan jalan Jokotole Pamekasan, Jumat (17/7/2020).

Dalam pelaksanaan tersebut, ditandai dengan penyemprotan marka physical distancing oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan bersama Forpimda yang menggunakan face shield, kaos tangan, lengkap dengan masker.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, starting physical distancing ini orientasinya adalah untuk mengedukasi masyarakat bahwa kita ini belum terbebaskan dari pandemi.

Baca :  Bupati Pamekasan Beri Penghargaan Pegawai yang Sukses Kelola PBB-P2

“Pandemi masih terus harus menjadi kewaspadaan bagi kita semua,” katanya.

Semua ini, Kat Bupati Baddrut, adalah untuk memberikan keselamatan bagi pengguna jalan di traffic light.

Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan bersama Forpimda setelah selesai melakukan penyemprotan marka physical distancing di traffic light jalan Jokotole Pamekasan.

Orientasi ini, berkat kerjasama dari teman-teman Kepolisian, Kodim 0826 Pamekasan dan semua stakeholder untuk mendorong physical distancing di tengah masyarakat.

“Jalan, sebagai bagian dari tempat publik, maka harus juga didorong untuk agar tetap menjaga jarak,” ungkapnya.

Sementara Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, S.I.K mengatakan, Ini untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat bahwa jaga jarak itu penting dalam mencegah penyebaran covid-19.

Baca :  Merasa Ditelantarkan, Seorang Ibu Laporkan Suaminya ke Polisi

Jadi prinsipnya adalah masyarakat harus disiplin baik dalam hal menjaga jarak, memakai masker, ini kita semua harus disiplin.

“Karena disiplin adalah vaksin untuk penyebaran Covid-19 ini,” tutur Kapolres Pamekasan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, karena sampai saat ini belum ada vaksin daripada covid-19., Satu-satunya cara adalah dengan cara kita disiplin.

“Plan up ini salah satu daripada pelaksanaan physical distancing,” terangnya. ADV

Reporter: Moh Hasanuddin

Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *