Penemuan Jasad Membusuk Dalam Rumah Gemparkan Warga Pamekasan

0
Ket foto: Tim Inafis Polres Pamekasan bersama Relawan FRPB dan Satgas Covid-19 Pamekasan saat melakukan sterilisasi di kediaman korban

LEAD.co.id | Jefri Arififa Birawa (53) seorang warga Pamekasan ditemukan meninggal dunia dengan keadaan sudah membusuk, Senin (30/11/2020), sekitar pukul 12.30 WIB.

Jefri tersebut ditemukan tewas dalam keadaan membusuk di rumahnya yang beralamatkan Jalan Dharma, Gang 1, Nomor 4, RT II, RW 5, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Kapolsek Pademawu, AKP Suryono mengatakan, penemuan mayat yang diketahui merupakan Pegawai Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Pamekasan tersebut ditemukan anaknya sendiri yakni Doren.

Dijelaskan, Doren yang merupakan pelajar SMA di Sumenep ini berangkat dari rumahnya, Desa Karang Duwek, Kabupaten Sumenep untuk menemui ayahnya di Pamekasan dan menukan ayahnya meninggal dunia dalam keadaan sudah membusuk.

Baca :  Pasang CCTV, Pemdes Panempan Awasi Warga yang Buang Sampah Sembarangan

“Saat anak korban (Doren) mau masuk pagar dalam keadaan terkunci, kemudian anaknya loncat pagar dan langsung masuk ke rumah, menemukan ayahnya sudah meninggal dunia di ruang keluarga dan berbau busuk,” katanya pada sejumlah wartawan.

Kemudian, lanjut AKP Suryono, anak korban memberi tahu pamannya, Frengki dan RW setempat. Selanjutnya, RW melapor ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Mendengar hal itu, Satreskrim Polres Pamekasan datang, dipimpin Ipda Kadarisman bersama Tim Inafis.

Satreskrim Polres Pamekasan, lanjut AKP Suryono, bersama Relawan FRPB dan Satgas Penaggulangan Covid-19 Pamekasan menggunakan Protokol Kesehatan Covid-19 dan APD lengkap, melakukan evakuasi terhadap mayat untuk divisum di RSUD H Slamet Martodirjo.

Baca :  Ali Hosnan, Penjual Ayam Geprek Terpilih sebagai Ketua KNPI Pamekasan

“Tim Inafis Polres Pamekasan bertugas melakukan olah TKP, sedangkan Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan melakukan sterilisasi di area TKP dengan cara menyemprot cairan disinfektan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19,” katanya menjelaskan.

Hingga saat ini, AKP Suryono belum bisa memberikan penjelasan lengkap terkait kaus tersebut, sebab pihaknya masih akan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara itu saja dulu, karena masih proses penyelidikan. Hasil visum nanti kami beritahu,” jelasnya.

Reporter: Moh Hasanuddin
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here