Warga Blumbungan Gelar Pawai Obor Sambil Baca Sholawat Burdah

oleh -783 views
Warga Blumbungan, Pamekasan, Pawai Obor, Sholawat, Burdah

PAMEKASAN (LEAD.co.id) – Umat Islam di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhir-akhir ini sering menggelar pawai obor sambil melantunkan sholawat burdah. Cara ini diyakini mampu menangkal berbagai jenis penyakit, termasuk Covid-19.

Tak terkecuali yang dilakukan oleh warga Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan. Setiap malam di Desa tersebut menggelar pawai obor diiringi bacaan sholawat burdah.

Selawat burdah merupakan lagu-lagu yang berisi syair tentang pujian atau selawat kepada Nabi Muhammad SAW yang diciptakan oleh Imam al-Busiri.

“Hampir setiap malam ada pawai obor dengan membacakan burdah digelar oleh masyarakat sini,” kata pemuda Desa Blumbungan, Riky Wahyu Affandi kepada awak media, pada Jumat (9/7/2021).

Baca :  Pemkab Pamekasan Terapkan Physical Distancing pada Marka Jalan

Menurut Riky, Umat Islam di desa Blumbungan ini berkeyakinan, membaca sholawat burdah bisa menangkal berbagai jenis penyakit, termasuk pandemi Covid-19.

Pawai obor dengan iringan sholawat burdah ini, layaknya pawai yang biasa digelar pada setiap momentum menyambut Tahun Baru Islam setiap tanggal 1 Muharam.

Peserta pawai membentuk barisan dengan cara memanjang memenuhi jalan yang dilalui sambil membacakan sholawat burdah yang dipandu oleh seorang ustadz atau guru ngaji setempat. Selanjutnya mereka berkeliling desa dengan harapan semua masyarakat yang tinggal di desa itu bisa selamat dari berbagai jenis penyakit.

Baca :  FWP sebut Pemkab Pamekasan Curi Idenya di Acara Seminar Internasional

“Selain melantunkan sholawat burdah dengan pawai obor dan keliling desa, ada juga umat Islam di desa lainnya yang melantunkan sholawat burdah di masjid dan mushollah dengan menggunakan pengeras suara,” katanya.

Berbeda dengan jenis kerumunan lainnya, lanjut Riky, umat Islam yang melantunkan sholawat burdah ini tidak dibubarkan oleh aparat karena dinilai sebagai bentuk ikhtiar dalam mencegah penyebaran penyakit, termasuk Covid-19.

“Yang penting jaga jarak dan pesertanya memakai masker,” kata salah seorang petugas Satgas Covid-19 Pamekasan, Saiful saat mengawasi pelaksanaan pawai obor sholawat burdah di Pamekasan.

Baca :  Perkembangan Kasus Penelantaran Istri di Pamekasan Masuk Sidang Kedua

Reporter: Kholisin Susanto
Editor: Moh Hasanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *