LEAD.co.id | Seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan selesai pada 10 Maret 2020 lalu. Berdasarkan hasil rapat panitia Seleksi Mutasi dan Seleksi Terbuka pengisian JPT Pratama tersebut, masing-masing menyisakan tiga calon terbaik.
Informasi yang dihimpun Tim LEAD.co.id, sebelumnya panitia seleksi berhasil menjaring 12 nama dari 19 pejabat eselon III untuk mengisi jabatan eselon II yang kosong.
Untuk kursi Kepala Dinas Pendidikan yakni, Akhmad Zaini kini menjabat sebagai Kabag Kesra dengan Raihan nilai tertinggi. Jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) nilai tertinggi diraih Kusairi.
Sementara untuk jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yakni, Cahya Wibawa dengan nilai tertinggi. Ketiganya menunggu rekomendasi dari KASN dan penentuannya menjadi hak prerogatif Bupati.
Bupati Harus Profesional
Mengenai hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur menekankan agar Bupati Pamekasan dapat menentukan secara profesional siapa yang akan menjadi pucuk pimpinan di OPD tersebut.
“Bupati harus profesional sesuai hasil Test, kemudian mengukur calon kadis yang loyal terhadap pimpinan dan yang siap bekerja berlari cepat,” kata dia saat dihubungi Tim LEAD.co.id, Minggu (15/3/2020).
Setelah selesai ditentukan, kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan ini, meminta agar Bupati segera melantik pejabat tersebut.
“Tidak ada gunanya diikutkan tes dan sebagainya, tapi pelantikannya molor,” tegas dia.
“Hal ini juga untuk menjwab anggapan publik bahwa Pemkab Pamekasan sebagai Kabupaten Plt. Jadi segera. (ADV)





