Dua Pasien Diisolasi di RSUD Palu, Alat Pelindung Minim

oleh -202 views
Pasien, Corona, Rsud, dinas kesehatan, sulteng
Kadis Kesehatan Sulteng, dr Reny Lamadjido (kiri) saat jumpa pers di ruang Kadis Kesehatan Sulteng, Minggu (15/3/2020)

LEAD.co.id | Dua perempuan warga palu berusia 16 tahun berstatus pelajar dan 62 selaku tahun ibu rumah tangga, dilaporkan telah dirujuk dari RS BK palu dan RS Budi Agung Palu sejak Sabtu, 14 Maret 2020 malam.

Sumber LEAD.co.id melaporkan, saat ini, kedua warga Palu yang dirawat di Ruang Isolasi virus Corona di RSUD Undata Palu sedang dalam tahap penanganan. Keduanya masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kadis Kesehatan Sulteng dr. Reny Lamadjido mengaku memiliki persediaan alat pelindung diri sebanyak 105 buah yang masih berada di Dinkes Sulteng.

Baca :  Pemprov Sulteng Larang WNA dan TKA Masuk Wilayahnya

“Untuk pendistribusian belum dilakukan mengingat jumlahnya sangat terbatas,” kata Reny saat Konferensi Pers di ruang Kadis Kesehatan Sulteng, Minggu (15/3/2020).

Sementara itu, Direktur RSUD Undata Palu, dr Komang Adi Sujendra mengungkapkan, dua warga Kota Palu dilarikan ke ruang Isolasi RSUD Undata Palu karena terindikasi terjangkit virus Corona (Covid-19).

“Dua warga tersebut dirawat di ruang isolasi RSUD Undata Palu sejak Sabtu 14 Maret 2020 malam. Keduanya dalam pengawasan,” kata dr Komang.

Dia menjelaskan, dua pasien dalam pengawasan itu berasal dari RSU Bala Keselamatan dan Budi Agung Palu. Pasien pertama rujukan dari RSU Bala Keselamatan dilarikan ke RSU Undata pada Sabtu malam, selang beberapa menit kemudian masuk lagi satu pasien dalam pengawasan dari RSU Budi Agung.

Baca :  Corona Membuka Literasi Menuju Prestasi

“Kedua pasien itu mengalami gejala demam ringan dan memiliki riwayat datang dari Jakarta, daerah yang terpapar Virus Corona,” ungkap dia.

Saat ini, pihak rumah sakit belum bisa memastikan apakah pasien positif Corona atau tidak. Hal ini disebabkan karena masih harus menunggu sampel yang dikirim ke Litbangkes Jakarta.

Kontributor: A. Rafiq
Editor : Fardiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *