PKS Sayangkan Wacana Program Vaksinasi Berbayar

oleh -226 views
PKS, Tidak Setuju, Vaksinasi Gotong Royong, Vaksinasi Berbayar
Anggota Komisi IX DPR RI, H Alifudin

JAKARTA (LEAD.co.id) – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan menolak kebijakan vaksinasi Covid-19 Gotong Royong secara berbayar. Pasalnya, program tersebut tidak pernah dibicarakan dengan Komisi IX DPR RI.

“Jangan karena alasan darurat, jadi DPR tidak mendapat penjelasan kebijakan tersebut,” tutur Alifudin, anggota Komisi IX DPR RI, H Alifudin dalam keterangan pers, pada Minggu (11/7/2021).

Politisi PKS ini sangat menyayangkan langkah pemerintah, karena vaksinasi gotong royong individual ini bisa menjadi komersialisasi vaksin kepada masyarakat, dan ini akan menghambat program yg sudah di rancang bersama

Baca :  Rakerda PKS Kota Bogor: Pertajam Pelayanan untuk Masyarakat

“Semua dikomersialisasi, rakyat sedang susah, jangan ditambah susah. Saya alifudin tidak setuju dengan vaksinasi berbayar ini,” tambah alifudin.

Atas hal itu, Alifudin tidak setuju kebijakan ini diterapkan meski program tersebut memiliki tujuan agar tercapainya Heard Imunity. Menurutnya, pemerintah harus segera distribusi vaksin gratis agar pemerataan vaksin tercapai

Sekretaris Perusahaan PT Kimia Farma, Ganti Winarno Putro sebelumnya pernah mengatakan, pelayanan Program Vaksinasi Gotong Royong Individu sudah bisa diakses di 8 jaringan Klinik Kimia Farma.

Harga vaksin Covid-19 yang dijual Kimia Farma ditetapkan sebesar Rp 321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910 per dosis. Vaksin covid-19 yang dijual Kimia Farma mulai 12 Juli 2021.

Baca :  Koalisi Warga Tolak Vaksinasi Gotong Royong Berbayar

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *