Pemerintah Dukung Pengembangan Vaksin Covid-19 Dalam Negeri

oleh -328 views
Presiden Jokowi, Vaksin Covid-19
Presiden Jokowi menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19, pada Rabu, 27 Januari 2021. [File: Muchlis Jr/ Biro Pers Sekretariat Presiden]

LEAD.co.id | Pemerintah Indonesia mendukung inovasi di bidang farmasi yang tengah dikembangkan maupun yang telah diimplementasikan oleh di masa pandemi. Pernyataan itu merespon vaksin Merah Putih dan vaksin Nusantara yang tengah dikembangkan di dalam negeri.

“Dalam situasi pandemi saat ini tentu kita semua mendukung adanya penelitian dan pengembangan baik itu obat maupun vaksin agar terwujud kemandirian di bidang farmasi sekaligus untuk percepatan akses ketersediaan vaksin di masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Presiden Jokowi, pada Jumat (12/3/2021).

Untuk diketahui, vaksin Merah Putih dan vaksin Nusantara merupakan dua vaksin Covid-19 yang tengah dikembangkan di dalam negeri. Pengembangan tersebut harus mendapat dukungan berbagai pihak.

Baca :  Pemerintah Datangkan 14 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Namun, Presiden Jokowi menekankan, inovasi atau pengembangan obat dan vaksin yang nantinya akan digunakan oleh masyarakat banyak tentu harus memenuhi kaidah-kaidah saintifik dan keilmuan yang berlaku.

“Untuk menghasilkan produk obat dan vaksin yang aman, berkhasiat, dan bermutu, mereka juga harus mengikuti kaidah-kaidah saintifik dan keilmuan,” tuturnya.

Selain itu, uji klinis yang ditempuh juga harus sesuai dengan prosedur yang berlaku, dilakukan secara terbuka, bersifat transparan, serta melibatkan banyak ahli.

Semua tahapan tersebut sangat penting untuk dilakukan demi memastikan keamanan dan keefektifan penggunaan vaksin di kalangan masyarakat sehingga harus mengedepankan unsur kehati-hatian dan dapat dipertanggung-jawabkan secara ilmiah.

Baca :  Sebanyak 1,2 Juta Vaksin Coronavac Lulus Uji Sertifikasi

“Jika semua tahapan sudah dilalui, kita percepat produksi untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri akan vaksin,” tandasnya.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setrpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *