LEAD.co.id | Polisi Prancis melakukan aksi protes atas larangan ‘chokehold’ saat penangkapan. Larangan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membendung kebrutalan dan rasisme polisi.
Chokehold merupakan teknik penguncian dengan mencekik leher lawan. Larangan chokehold mulai digaungkan setelah protes global atas kematian George Floyd oleh polisi AS dengan teknik tersebut.
Sumber Al Jazeera melaporkan, Polisi dari serikat pekerja Bersatu Polisi SGP FO secara simbolis meletakkan borgol di tanah, di depan kantor polisi di sekitar Prancis, Kamis malam (11/6/2020).
“Dan serikat pekerja lainnya merencanakan tindakan di Paris pada hari Jumat,” sebut Al Jazeera.
Serikat polisi bertemu Kamis dan Jumat dengan Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner untuk membahas perubahan taktik polisi, setelah Castaner mengumumkan bahwa, polisi tidak akan lagi diajari untuk menangkap tersangka di leher atau mendorong leher mereka.
Sumber: Al Jazeera
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi





