Site icon LEAD.co.id

Presiden Prabowo Benarkah Mau dan Mampu Berantas Korupsi?

Oleh: Dr Apendi Arsyad

Saya baru mendapat postingan di media sosial yang menarik, tetapi mengandung “keraguan” bagi WNI yang waras, dan saya ikuti begitu banyak narasi dan video serta “meme” memprotes statement bpk Presiden RI PS di suatu lokasi seremonial kenegaraan, saya pun tak tahu lokasinya.

Apa iya bunyi postingan diatas “Prabowo (PS) tepati Janji bu Titiek, Prabowo berjanji akan berjuang untuk selamatkan kekayaan bangsa Indonesia. Titiek: Ingatkan jangan ada lagi korupsi di periode ini.”

Eunaak membaca redaksi tsb diatas. Apa benar atau palsu (hoaks). Akan tetapi
apa iya? Yml bpk.Presiden RI PS mau dan mampu melakukan pemberantasan korupsi penguasa dan pengusaha di negeri “Kanoha bin Mapioso”, yang tetap marak dengan tensi dan eskalasi meningkat saat ini, zaman Now ?

Maksudnya, apakah Presiden RI ke 8 yml bpk PS konsisten antara bicaranya, omongan (speak) yang retorika yang berapi-api dengan tindakan tegasnya?. Maaf, saya sebagai WNI yang mendambakan NKRI bersih dan bebas perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), kok saya mungkin kita WNI yang waras meragukan karakter Trip C-nya (concept, concent and commitment) yml bpk PS untuk menghabisi perbuatan kriminal KKN dalam masa kepemimpinanya secara konsisten dan konsekwen, sebab barusan kemaren (Selasa 3 November 2025) yml bpk PS statement konten pidatonya membela atau pasang badan untuk proyek KC Jkt-Bdg Whoosh. Whoosh adalah salah satu proyek warisan (legasi) Presiden RI Mulyono yg menjadi perdebatan publik, yang diangkat issunya Menkeu RI cerdas dan pemberani Purbaya Yudi Sudewa, bahwa secara faktual, saintific terbukti sangat membebani Rakyat dan Negara-Bangsa Indonesia, piutang sangat besar ribuan Triliyun Rupiah, suku bunga juga sangat tinggi yang pantastis, dan durasi pelunasan piutang LN kepada negara “donor” RRC sangat lama lk 60 tahun.

Diskursus publik para Akademisi dan Pakar serta Ilmuwan indefenden dan berintegritas, diperoleh kesimpulan bahwa ada aroma dan fakta terjadinya perbuatan korupsi proyek KC Whoosh, dan direkom publik, proyek KC tsb wajib diperiksa KPK RI dan laksanakan audit management and financial, serta evaluasi proposal Feasibility Study secara saintific (jujur, objektif), sekaligus menggali data dan informasi berdasarkan data presisi untuk menjawab mengapa proyek.KC Whoosh yang semula dikerjakan Jepang dgn suku bunga rendah, kenapa bisa berpindah ke RRC dengan kredit membengkak dengan suku bunga yang tinggi-pantastis. Public yang cerdas sudah tahu dan paham persoalan atau kompleksitas problematika dari dinamika perjalanan dan nasib KC Whoosh yang menggerus atau memperlemah ketahanan sistem perekonomian nasional, bahkan mengancam kedaulatan NKRI (dignity of Indonesia) dengan menyita asset-asset produktif dan prospektif spt BUMN bisa disita RRC untuk melunasi piutang negara.

Kita menyaksikan di medsos, tampak gusture dan konten pidato Presiden RI bpk.PS memproteksi perbuatan kriminal KKN regim Mulyono. Konsekwensi mengubur perjuangan anti korupsi dan pemborosan kekayaan negara yang dimotori Menkeu RI Purbaya, yang ngetren dan ngetop, populer disukai Rakyat. Dan sayang memang itu retorika yml bpk PS senangnya omon-omon semata, dan mengorbankan anak buah Purbaya, sehingga menuai protes keras dan kritis dari para nitizen terutama Gen Z millenial yang merasa dibohongi dan dikhianati karena adanya public policy and regulasi yang menimbulkan ketidakadilan sosial (social unequity) bagi seluruh rakyat Indonesia kini dan kedepan, diproyeksikan selama 60 tahun tergantung sama China Komunis, negara Tirai Bambu, sementara Presiden RI yml bpk Jenderal Purn PS bertugas sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.RI, hanya paling lama 2 periode yaitu 10 tahun, hingga thn 2029, insyaAllah, wallahuaklam bissawab.

Save Rakyat dan save NKRI dari kegagalan Public Policy and Regulation yang tidak Pro Rakyat.

Gallery and Ecofunopoly, Kp Wangun Atas Rt 06 Rw 01 Kel.Sindangsari Botim City, West Java, Rabu 5 November 2025.

Penulis adalah Wasek Wankar MPP ICMI, Dosen LB prodi S3 SPD dan PSL IPB University, Konsultan, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial

Exit mobile version