Site icon LEAD.co.id

Puluhan Ormas Ikuti Pencerahan Sejarah di Museum Perjuangan Bogor

Ormas, Pencerahan Wawasan Sejarah, Sejarah, Sejarah Perjuangan, Museum Perjuangan

BOGOR (LEAD.co.id) – Pengurus Museum Perjuangan Bogor malakukan kegiatan bertajuk “Pencerahan Wawasan Sejarah Perjuangan Pahlawan”, di Museum Perjuangan, jalan Merdeka No 45, Kota Bogor, pada Jumat (17/12/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 peserta dari perwakilan Ormas di Kota Bogor diantaranya PSI 1922, Hipakad, AMAN, KPMP, PSGN, KBPP, P3AU, Padjadjaran Nasional, FKPPI, Bermaskot, dan Grup R 80 S JB.

“Kami ingin menyatukan dari semua ormas-ormas, paguyuban padepokan dan lain-lain yang ada di kota bogor supaya bersinergi bersama-sama walaupun berbeda atribut,” kata A Benyamin selaku Pengurus Museum Perjuangan Bogor.

Pihaknya mengaku sengaja mengundang mereka dalam Pencerahan Wawasan Sejarah Perjuangan Pahlawan untuk mengingatkan kembali dengan sejarah perjuangan. Karena, sebagai generasi penerus harus menghayati arti para pejuang dan para pahlawan yang terdahulu.

Benyamin mengaku bersyukur masih menjadi pengurus Museum Perjuangan sejak diminta untuk memandu pengunjung 10 tahun yang lalu. Menurut dia, untuk menjadi pemandu maka harus mengetahui sejarahnya dari awal.

“Alhamdulillah sampai saat ini saya masih tetap sebagai pengurus Museum Perjuangan. Memandu itu harus benar-benar mengenal akar sejarahnya,” ungkap dia.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan pencerahan ini, maka harus menjadi generasi yang ber-kesinambungan, bersosialisasi dengan masyarakat, bukan generasi yang hanya menunjukan atribut.

“Jangan menjadi generasi yang tertidur, berupaya kreatif, inovatif, positif. Inilah generasi penurus. Tunjukan, jadi jangan hanya menunjukan atribut-atribut saja,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Lintas Ormas, Yusuf Hermawan yang juga menjadi penggagas acara ini mengatakan bahwa, kegiatan yang pertama telah diawali pada tanggal 10 November lalu.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan Pencerahan ini maka sebagai generasi bangsa harus tetap menjaga Museum Perjuangan itu. Selain itu, agar para ormas bisa menyampaikan begitu pentingnya mempelajari sejarah dan menjaganya.

“Tetap dijaga kelestariannya, tetap diperhatikan pengurusnya terutama pak Ben yang 1×24 jam menjaga dan merawat museum ini,” harapnya.

 

Kontributor: Surya
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version