Rumah Sakit Sepi, Sulteng Bebas Virus Corona

oleh -322 views
Penanganan, Virus corona, di china
Penangana Virus Corona di China

LEAD.co.id | Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah, dr Reny A Lamadjido, mengungkapkan sampai saat ini Sulteng bebas dari virus corona. Hal itu karena pengawasan ketat masih diberlakukan dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

Pemeriksaan ketat dilakukan di Bandara dan pelabuhan-pelabuhan dengan menggunakan alat termometer infrared dan termalscener di pintu kedatangan penumpang. Selain itu, Dinkes kabupaten/kota telah diinstruksikan melakukan pemeriksaan terhadap warga negara asing.

Pihaknya mengaku sudah bekerjasama dengan semua Dinas Kesehatan kabupaten untuk mengatisipasi tenaga kerja asing, terutama di IMIP Morowali. Mereka juga berkomitmen bahwa, semua tenaga kerja asing tidak bisa keluar sembarangan.

Baca :  Cegah Corona, Dompet Dhuafa Riau Dirikan Stasiun Cuci Tangan di Fasilitas Umum

“Mudah-mudahan tetap tidak ada, sudah cukuplah Sulteng dilanda bencana,” ungkap Reny usai peresmian gedung baru RSUD Madani di Palu, Sabtu kemarin (1/2).

Sementara itu, RSUD Undata Sulteng tampak tetap siaga sampai saat ini, setelah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan virus corona. “RSUD Undata sudah membentuk tim dan menyiapkan ruangan khusus serta peralatan medis,” Wakil Direktur RSUD Undata Bidang Pelayanan, dr Amsyar Praja di Palu, Senin (3/2/2020).

RSUD Kosong, Sulteng Bebas Corona
Penampakan ruangan RSUD Undata Sulteng yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan virus corona.

Amsyar mengatakan RSUD Undata bersiap sejak virus corona mewabah beberapa waktu lalu. Tujuannya mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada pasien yang diduga terpapar virus corna bisa langsung ditangani.

Baca :  Cegah Penyebaran Corona, LIPI Tutup 4 Kebun Raya

Hingga saat ini kata dia, belum ada pasien RSUD Undata yang terindikasi terpapar virus mematikan tersebut. Hal serupa juga telah diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah, dr Reny A Lamadjido.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng telah mengeluarkan surat edaran ke pimpinan perusahaan yang beroperasi di daerahnya agar mewaspadai penyebaran virus corona bagi pekerja/buruh.

Kepala Disnakertrans Provinsi Sulteng melalui Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Joko Pranowo, mengatakan surat edaran tersebut dikeluarkan dengan Nomor 560/0303/PHI.WAS pada Senin, 27 Januari 2020.

Baca :  Giliran Gereja dan Vihara Disemprot oleh Tim Cekal DMC DD

“Surat edaran itu menindaklanjuti atas terjadinya penyebaran penyakit virus corona dari Tiongkok yang telah menyebar ke beberapa negara dan sewaktu-waktu dapat menyebar ke Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah,” ujar Joko, beberapa hari lalu. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *