Saat Jokowi Dirayu Beli Jaket Motif Khas Dayak

oleh -323 views
Presiden Jokowi, Jokowi Dirayu, Jaket Motif Khas Dayak, Dayak

KALBAR (LEAD.co.id) – Presiden Jokowi menyempatkan untuk melihat produksi UMKM Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang digelar di sudut ruang Bandar Udara Tebelian, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada Rabu, 8 Desember 2021.

Dalam kunjungan ini, Presiden akan meresmikan Bandara Tebelian. Bandara ini dibangun dengan anggaran Rp 518 miliar, melayani sekitar 75 ribu penumpang per tahun.

“Bandara ini sangat penting untuk melayani peningkatan kebutuhan transportasi udara bagi masyarakat dan melayani arus pergerakan orang yang makin ramai,” ujar Jokowi.

Sebelum peresmian Bandara, Jokowi melihat-melihat kain tenun ikat sintang dan membeli sebuah jaket bomber dengan motif tenun Dayak Sintang yang didominasi warna merah. Dia langsung mengenakan jaket tersebut.

Baca :  KTT G7: Jokowi Bahas Situasi Ukraina dengan Macron

Dalam kunjungan itu, Jokowi bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

Semula Jokowi tampak lebih tertarik untuk membeli kain tenun, namun para menteri dan gubernur merayu untuk membeli sebuah jaket.

“Ayo Pak beli Pak, untuk mempromosikan kain tenun Sintang,” ucap Gubernur Kalbar.

Presiden akhirnya memilih jaket bomber tersebut. Sementara Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeli seulas kain tenun yang juga langsung dipakai.

Baca :  Tahun Politik, Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas

Dalam peresmian Bandara itu, Jokowi menjelaskan bahwa, konektivitas adalah kunci di era kompetisi antar negara yang makin sengit. Untuk itu, pemerintah harus mampu membuat konektivitas antar provinsi, antar daerah semakin mudah dan lancar, terjangkau oleh masyarakat, sehingga ekonomi akan tumbuh semakin banyak di berbagai daerah.

“Kita patut bersyukur angka investasi tahun ini di luar Jawa makin meningkat dan lebih tinggi dibandingkan di Jawa dan peningkatan investasi di luar Jawa ini tidak lepas dari upaya kita dalam menyiapkan infrastruktur secara merata di seluruh penjuru Tanah Air,” jelasnya.

Baca :  Jokowi: Waspadai Peningkatan Rivalitas Ideologi

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa, Bandara Tebelian berdiri di atas lahan seluas 153,6 hektare dengan terminal penumpang seluas 2.000 meter persegi.

Bandara itu memiliki landas pacu sepanjang 1.820 meter dan lebar 30 meter yang dapat didarati oleh pesawat sejenis ATR-72/600. Landas pacu tersebut dapat dikembangkan hingga 2.200 meter.

“Apabila kita bisa memperpanjang (landas pacu), maka ini akan bisa didarati (pesawat) narrow body 737,” kata Menhub Budi.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *