Sambut Bonus Demografi, Civil Society Institute gelar diskusi publik

oleh -311 views

BOGOR (LEAD.co.id) – Menyambut era bonus Demografi, sekelompok pemuda yang terjaring dalam Civil Society Institute gelar diskusi publik.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘mendulang bonus demografi dengan pancakarsa dalam bingkai kegiatan The Leader Future Talkshow, Civil Society Institute berupaya mengupas gagasan ke depan dalam memaksimalkan bonus demografi’ berlangsung di publik di Cafe 129, Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, Sabtu (16/04/2022).

Herdiansyah Iskandar, selaku Co Founder Civil Society Institute mengatakan, agenda ini diselenggarakan sebagai sarana peningkatan ruang intelektualitas dan untuk memaksimalkan ide dan gagasan dengan diskusi tentang menyambut masa depan.

“Mengingat Kabupaten Bogor sebagai daerah yang memiliki kedekatan secara geografis dengan Ibukota tentu berpotensi menerima porsi tanggung jawab cukup besar dari
hadirnya era bonus demografi, maka dari itu kami angkat tema ini sebagai bahan diskusi, sebab saya pikir bonus demografi itu penting, karena berkaitan dengan masa depan,” ucapnya.

Menurutnya, Kabupaten Bogor memiliki program pancakarsa dapat menopang bonus demografi ini.

“Apa lagi hari ini Kabupaten Bogor memiliki program Pancakarsa yang saya pikir cukup mampu menopang dan menyambut bonus demografi dengan maksimal di masa depan. Tentu sebuah visi akan mudah terealisasi dengan kolaborasi,” tambahnya.

Selain itu, Herdi turut sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam suksesi kegiatannya ini.

“Melalui kesempatan ini saya sampaikan terima kasih banyal pada seluruh pihak yang telah mendukung dan mensukseskan agenda hari ini, mari optimis membangun kepedulian untuk menyambut era bonus demografi,” tutup Herdi.

Dalam agenda talkshow yang dihadiri oleh Saepudin Muhtar (Gus Udin) Fuad Kasyfurrahman yang berperan sebagai pembicara.

Dalam penyampaiannya, Gus Udin menjelaskan bahwa untuk menyambut bonus demografi memerlukan kreatifitas dan sinergitas agar dapat memaksimalkan fasilitas yang ada.

“Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya melalui pancakarsa telah menyediakan fasilitas yang cukup untum menyambut bonus demografi ke arah yang positif, namun ini perlu disambut dengan kreatifitas rekan-rekan,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, perlu lebih banyak ruang diskusi seperti serta turut mengapresiasi Civil Society Institute.

“Apa lagi ruang-ruang diskusi yang membahas peningkatan keilmuan dan intelektualitas, harus juga banyak kita ciptakan di setiap perkumpulan-perkumpulan,” sambungnya.

Menyambut yang disampaikan Gus Udin, Raju Zalikal selaku peserta menyampaikan bahwa perlu banyak didirikan perpustakaan.

“Saya pikir ruang-ruang diskusi itu memang perlu banyak dibuat, namun perlu juga didampingi dengan banyaknya ruang referensi seperti perpustakaan umum,” katanya.

“Melalui kesempatan ini saya sampaikan masukan saya kepada Gus Udin sebagai Tim Percepatan Pembangunan Kab. Bogor untuk memaksimalkan aspirasi pembuatan banyak perpustakan di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Agenda ini diselenggarakan sejak Pukul 15.00 sampai dengan 18.00 dan diakhiri dengan agenda buka puasa bersama.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *