Sampaikan Aspirasi ke Presiden, Warga Karo Bawa Jeruk Satu Truk 

oleh -277 views
Aspirasi, Warga Karo, Kabupaten Karo, Buah Jeruk, Jeruk, Jeruk Satu Truk

JAKARTA (LEAD.co.id) – Enam perwakilan warga Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Sumatera Utara diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (6/12/2021). Selain menyampaikan aspirasi, mereka juga membawa satu truk berisi buah jeruk sebagai “oleh-oleh”.

Setia Sembiring bersama rekan-rekannya datang langsung menemui Presiden Jokowi untuk mendapatkan perhatian terkait kondisi jalan yang rusak di daerahnya. Menurutnya, jalan yang rusak tersebut juga berdampak pada warga di enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.

“Tadi di dalam kami mengantarkan oleh-oleh ini, mudah-mudahan dan kami harapkan Bapak Presiden kita memperhatikan kami masyarakat Desa Liang Melas yang jumlahnya enam desa ditambah tiga dusun. Jadi kami harapkan benar bantuan Bapak itu agar desa kami bisa ada perubahan dari dulunya menjadi agak lebih baik,” jelas Setia saat ditemui usai diterima Presiden.

Baca :  Warga Protes Jalan Rusak di Ciampea, Minta Segera Dibangun

Jokowi mengatakan bahwa, jalan rusak di Liang Melas Datas akan segera diperbaiki. Dirinya telah memerintahkan Kementerian PUPR dan telah ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Bina Marga pada Minggu (5/12).

“Saya sudah dengar semua kok, jadi nggak usah diceritakan saya sudah dengar. Hari Sabtu sudah saya perintah ke Menteri PU, kemarin (5/12) sudah sampai sana. Tadi pagi katanya sudah mulai melihat lapangan, sudah mengukur, nanti sebentar lagi dikerjakan,” ujar Jokowi.

Baca :  Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tutup Jalan yang Rusak

Setelah menerima jeruk yang dibawa perwakilan warga tersebut, Jokowi memberikan bantuan tunai untuk para petani warga Liang Melas Datas. Dirinya juga berencana untuk mengunjungi desa tersebut apabila jalannya telah selesai dikerjakan.

“Ini nanti sampaikan ke petani. Oleh-oleh sudah saya terima, ini gantinya. Nanti sampaikan. Ini jalannya langsung dikerjakan. Nanti kalau jalannya jadi, saya ke sana. Sampaikan. Biar dikerjakan dulu, nanti (jalannya) jadi saya baru ke sana,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa, jalan merupakan tulang punggung atau “backbone” dalam peningkatan produktivitas kawasan. Dengan keberadaan jalan yang baik, konektivitas antar kawasan meningkat dan biaya produksi menurun, sehingga daya saing dengan beraneka ragam komoditas menjadi lebih baik.

Baca :  DPRD Kota Bogor Akan Tindaklanjuti Aspirasi Pengemudi Angkot

“Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas untuk menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar (offtaker) hasil-hasil komoditas tersebut,” ujar Endra.

Pemerintah akan bekerja sama dan memberikan dukungan penuh penanganan jalan bagi pemerintah daerah setempat. Dukungan tersebut dilakukan karena ruas jalan dinilai sangat penting bagi masyarakat, sehingga nanti pemerintah daerah bisa melanjutkan pemeliharaan jalan tersebut.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *