Sanusi Tegaskan Pentingnya Pancasila dalam Berbangsa dan Bernegara

oleh -313 views
Empat Pilar, Sanusi, Makna Pancasila, Harlah Pancasila

SORONG (Lead.co.id) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Papua Barat, M. Sanusi Rahaningmas mengelar sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika), di Komplek Melati Raya, Kelurahan Klasabi, Sorong Manoi. Sosialisasi itu digelar bertepatan hari lahirnya Pancasila, 1 Juni.

Politisi senior Papua barat itu mengatakan, empat pilar ini juga berbicara juga tentang Pancasila, mulai dari sila pertama sampai sila kelima, sangat penting diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang khususnya kehidupan sehari-hari.

“Karena kehidupan kita di setiap lingkungan itu bukan hanya berasal dari satu etnis, satu ras, atau satu suku tapi berbeda-beda itulah yang termasuk dalam empat pilar salah satunya ada berbeda-beda tapi satu,” kata Sanusi Rahaningmas, pada Rabu (1/6/022).

Baca :  Rumah Pengasingan Bung Karno, Awal Mula Lahirnya Pancasila

Selain itu, lanjut Sanusi Rahaningmas empat pilar ini membentengi diri dalam hal yang bisa memecah belah persatuan, kesatuan dan hal-hal yang ingin merubah kehidupan dan ideologi berbangsa dan bernegara.

Sanusi menegaskan bahwa, Pancasila jangan hanya dijadikan jargon semata tapi di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya kita menyampaikan bahwa saya NKRI, saya Pancasila tapi kenyataannya di dalam kehidupan sehari-hari kita tidak merealisasikan itu,” kata MSR sapaan akrabnya

Di lingkungan yang heterogen, kata Sanusi, warga yang berasal Sabang sampai Merauke, berbagai suku sehingga pentingnya saling mengingatkan terkait dengan empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca :  Gaet RT-RW, Irgan Chairul Mahfiz Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Hal itu, kata dia, sesuai dengan makna yang terkandung dalam dasar negara UUD 1945 dan falsafat negara yang di tuangkan dalam berbagai peraturan perundang undangan yang berlaku di negara ini.

Dalam sosialisasi ini, Sanusi melibatkan generasi muda dan masyarakat yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.

Karena, menurut Sanusi, mereka juga merupakan warga negara layak di berikan pemahaman terkait empat pilar agar di implementasikan dan kehidupan sehari-hari

“Apa yang kita cita citakan dalam kehidupan kita sehari-hari berjalan sesuai dengan apa yang kita kehendak dan kita tidak terpengaruh dengan hal-hal atau persoalan yang bisa membuat kita masyarakat ini bisa bercerai berai dan juga persoalan persoalan yang bisa merubah keyakinan, ideologi maupun hal-hal lain,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *