Sebut Aksi Bayaran, Ketua PAN Pamekasan Kritik Pernyataan Bupati

oleh -210 views

LEAD.co.id | Ketua DPD PAN Pamekasan mengkritik pernyataan Bupati Baddrut Tamam yang menuding aksi demonstrasi bela rakyat beberapa waktu lalu sebagai aksi bayaran.

Pasalnya, pada pernyataan tersebut bupati tidak menjelaskan siapa yang membayar dan siapa yang dibayar.

“Saya sebagai ketua partai pengusungnya (PAN) sangat menyesalkan atas ungkapan bupati terhadap para pendemo yang mengatakan dibayar. siapa yang membayar dan siapa yang dibayar? harus jelas!,” kata ketua DPC PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno, Selasa (3/09/2019).

Heru meminta agar Bupati tidak melontarkan hal-hal yang menimbulkan polemik di masyarakat, utamamanya petani tembakau. Karena itu adalah serangkaian janji bupati pada rakyat.

Baca :  Antisipasi Corona, Pengunjung Perpus Pamekasan Bisa Akses "e-maos"

“Bupati ini selalu melontarkan ungkapan-ungkapan kontroversial dan blunder. Mulai dari tidak ada koalisi lagi. LSM demo ujung-ujungnya meminta sepeda motor dll. Saat ini, melontarkan kalimat yang menuding pendemo berbayar,” tutur Heru

“Wajar bila mereka (masyarakat) menagih janji Bupati mengenai persoalan tembakau, selain janji-janji politiknya yang masih banyak belum di realisasikan,” sambung dia.

Lebih lanjut, Heru mengajak untuk membuat Pamekasan ini benar-benar hebat sebagaimana yang diharapkan pemerintah dan masyarakat secara umum.

“Mari buat hebat pamekasan dalam arti sebenarnya, bukan hebat dalam konteks di demo setiap hari, karena pernyataan seorang pemimpinnya yang selalu kontroversial,” katanya.

Baca :  MAIA 2020: Kabupaten Pamekasan Terima Penghargaan Pelayanan Masyarakat saat Pandemi

“Saya sebagai ketua partai (PAN) juga mempunyai tanggung jawab moral terhadap bupati yang kami usung bersama partai koalisi yang lain. Dan itu konsekuensi logis dalam sebuah tatanan politik,” jelasnya. (haz/man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *