Sejumlah Kios di Pasar Warung Jambu Terbakar, Dirut PPJ Prihatin

oleh -659 views

BOGOR (Lead.co.id) – Kebakaran melanda Pasar Warung Jambu, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Senin pagi (13/6/2022). Akibatnya, sebanyak 15 kios yang menempel pagar pembatas bantaran sungai hangus terbakar.

Seorang saksi menyebutkan, kebakaran itu terjadi mulai pukul 04.30 WIB, bermula dari api kecil yang dengan cepat merambat ke arah kios Frozen dan Baju hingga 15 kios hangus terbakar.

Api dapat dipadamkan pada pukul 05.00 WIB setelah lima unit kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan. Namun sampai saat ini, kerugian belum dapat ditaksir.

Baca :  Polisi Tangkap Preman Pasar di Kota Bogor, Ternyata Residivis

Para pedagang yang menjadi korban itu merupakan binaan dari Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ). Sedangkan bangunan tersebut sudah ada sejak tahun 2010, secara estetika dan program akan disesuaikan pada revitalisasi yang sedang dalam perencanaan.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ, Muzakkir menyatakan prihatin dan duka mendalam terhadap korban atas terjadinya musibah tersebut.

Dia mengaku bahwa, sejumlah kios di pasar tersebut mudah terbakar karena terbuat dari bahan kayu dan papan. Mereka juga telah terdata dalam program revitalisasi pasar.

“Kios kios tersebut masuk dalam pendataan pada Revitalisasi Pasar Warung Jambu yang sedang dalam Perencanaan intens,” ungkapnya.

Baca :  Kabar Gembira, Perumda PPJ Sediakan Ruang Humas dan Promosi bagi Pedagang

Dirut PPJ berharap kepada para korban untuk tetap tabah atas musibah di saat pandemi hampir berakhir. Pasalnya, seharusnya itu menjadi momentum para pedagang untuk meningkatkan pendapatannya.

Karena itu, kata Muzakkir, pihak Perumda PPJ akan membuka komunikasi kepada para korban untuk mengambil langkah solusi terhadap kejadian tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi pihak Damkar Kota Bogor yang telah sigap sehingga api tidak menjalar ke area lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *