LEAD.co.id | Usai heboh video viral pengendara motor membopong jenazah, Panit Intelkam bersama petugas Bhabinkamtibmas Karang Asem Barat Polsek Citeureup, mendatangi kediaman warga yang membawa jenazah tersebut, pada Senin (23/11/2020).
Kejadian ini bermula saat warga bernama Jaya, orang tua almarhum melakukan pemeriksaan terhadap anaknya, Muhammad Dito yang sakit panas, ke klinik Insani, pada hari Jumat (20/11). Dokter menyarankan untuk kembali pada hari Senin, namun pada hari Minggu (22/11) kondisi sang anak kembali lemas sehingga dibawa ke klinik Insani.
“Setibanya di Klinik sang anak sudah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis,” ungkap Kapolsek Citeureup, Kompol Frederick Ricky Wowor, yang mendatangi kediaman orang tua almarhum.
Frederick menjelaskan, saat itu Jaya belum percaya kalau anaknya sudah meninggal, sehingga membawa jenazah almarhum ke Rumah Sakit dengan menggunakan sepeda motor. Setelah Rumah Sakit memastikan bahwa anaknya benar telah meninggal dunia, Jaya kembali membawa jenazah dengan sepeda motor menuju rumah duka, yang kemudian menjadi viral.
Jenazah yang tidak dibawa menggunakan mobil jenazah (ambulan) telah menjadi perbincangan warga saat melihat video yang viral ini. Diduga, video ini direkam oleh salah satu pengguna jalan yang tengah melintas.
Kapolsek Citeureup mengatakan bahwa, orang tua Almarhum tidak sabar menunggu mobil Janazah yang disiapkan oleh pihak RS. Permata Pertiwi yang akan membawa jenazah anaknya, sehingga Jaya menggunakan sepeda motor untuk membawanya.
“Sdr. Jaya dan keluarganya sendiri tidak mengetahui atas viralnya video tersebut,” pungkas Kompol Frederick menjelaskan video yang viral.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Humas Polres Bogor






