Simpatisan HRS Kepung DPRD, Minta Lengserkan Walikota Bogor

oleh -278 views

LEAD.co.id | Ratusan simpatisan pendukung Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Jumat (18/06/2021).

Sejak awal aksi berjalan, petugas dari TNI maupun Polri terus minta massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Umat Islam Bogor Raya ini agar segera membubarkan diri karena menimbulkan kerumunan di tengah kondisi meningkatnya kasus Covid-19 Kota Bogor.

Pantauan lead.co.id dilapangan, petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP sempat bersitegang dengan adu mulut antara petugas dengan massa saat hendak dibubarkan.

Baca :  Resmikan Sport Center, Bima Arya: Membangun Hakikatnya Mempersiapkan Generasi

“Kita semua sama-sama muslim, kita bersaudara tolong bubar. Kita sedang prihatin atas pandemi yang semakin meningkat di Kota Bogor ini,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat menyampaikan melalui pengeras suara.

Perlahan, massa aksi bergerak mundur menuju depan Masjid Al-Munawar yang berjarak sekitar 50 meter dari Gedung DPRD Kota Bogor. Dengan dikawal petugas, mereka terus melantunkan salawat dan kembali terlihat adu mulut karena massa masih berkerumun.

Melihat hal itu, petugas mengerahkan mobil Dinas Kesehatan Kota Bogor mendekat ke kerumunan untuk melakukan swab antigen terhadap massa secara acak.

Baca :  Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Bogor Perketat Verifikasi DTSEN

“Ambulan maju ke depan! Kita akan mengambil salah satu (massa) untuk tes swab,” tegas Susatyo.

Meski demikian saat ditunjuk secara acak beberapa orang di lokasi enggan untuk mengikuti tes swab.

Salah satu perwakilan massa, Habib Muhammad Al-Attas membacakan pernyataan dan kekecewaannya terhadap Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang dinilai telah membohongi ulama soal kasus RS Ummi yang sebelumnya akan mencabut laporannya.

“Kami Aliansi Umat Islam Bogor Raya menyatakan mosi tidak percaya kepada Bima dan menuntut untuk dilengserkan oleh DPRD,” sampainya di atas mobil komando.

Baca :  Relokasi GKI Yasmin, Danrem 061 Apresiasi Langkah Pemkot Bogor

Setelah membacakan beberapa poin pernyataan sikap, perlahan massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Arus lalu lintas di depan Gedung DPRD Kota Bogor yang sempat dialihkan kembali dibuka.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *