Site icon LEAD.co.id

SMKN 1 Ciomas Utamakan Nilai Rapor Pada Seleksi PPDB Tahap Kedua

LEAD.co.id | Masa Pendaftaran Siswa Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 yang akan di umumkan Rabu mendatang, tengah dicemaskan beberapa orang tua siswa yang mendaftarkan anaknya ke jenjang Sekolah menangah Atas dan Kejuruan (SMK/SMK) Kota/kabupaten Bogor.

Dari pantauan tim Lead.co.id, antusias pendaftar di SMK Negeri 1 Ciomas, Jl. Raya Laladon, Ciomas, Bogor, mengalami lonjakan sejak dibukanya pendaftaran tahap kedua, pada tanggal 25 Juni 2020.

Saat ditemui, Koordinator PPDB SMK Negeri 1 Ciomas, Januar menyampaikan, tidak ada kendala dan masalah besar dari sistem PPDB online, hanya beberapa persoalan teknis.

“Sejak dibuka pendaftaran, di hari kedua ada pelonjakan calon peserta didik mencapai 350 orang. Persoalan dengan sistem jika ada terkendala pasti kami langsung berkoordinasi dengan helpdesk Provinsi untuk segera di bantu,” sampainya (29/6/2020).

FOTO LEAD.co.id, Dari Kiri Koordinator PPDB SMK Negeri Januar, Waka Kesiswaan, Dono

Dirinya juga menambahkan, mekanisme pendaftaran di tahap dua ini di utamakan dari nilai rapor. Sehingga memungkinkan siswa dari berbagai wilayah untuk dapat mendaftar.

“Kalau SMK itu harus sesuai dengan minat bukan dibatasi zonasi, jadi mau dari mana pun kami akan terima. Namun, tetap nantinya sistem dari Provinsi juga yang akan menentukan masuk atau tidaknya,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Waka Kesiswaan SMK negeri 1 Ciomas, Dono menuturkan, masa pembelajaran tahun ajaran baru akan tetap dilaksanakan pada 13 Juni mendatang dan masih menggunakan pembelajaran jarak jauh.

“Untuk awal pembelajaran tetap dilakukan tanggal 13 namun dilakukan secara online,” sampainya.

Terkait Masa pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dirinya saat ini belum mengetahui teknis pelaksanaannya.

“Kami belum terima informasi terkait Juknis dari Provinsi, jadi soal MPLS kami masih akan bahas. Tapi kami juga sudah siapkan apapun yang menjadi protocol Kesehatan di sekolah jikalau pengajaran tatap muka dapat diberlakukan,” pungkasnya.

Reporter : Jhonie
Editor : Aru Prayogi

Exit mobile version