ATV: Pemotongan BST di Bogor, Mandulnya Penegakan Hukum

0
ATV, Ibu Risma, BST, Penegakan Hukum
Ibu Risma, salah satu warga yang mendapatkan bantuan sosial tunai, namun dipotong oleh oknum. (doc. ATV)

LEAD.co.id | Aktivis, Ali Tauvan Vinaya melaporkn maraknya pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dilakukan secara massif oleh oknum RT/RW di wilayah Kabupaten Bogor. Pihaknya meminta aparat penegak hukum segera turun lapangan menindak-lanjuti aduan tersebut.

“Pemotongan Bantuan Sosial Tunai yang dilakukan oleh oknum RT/RW sangat massif dilakukan di wilayah hukum Kabupaten Bogor. Bantuan bagi masyarakat sebesar 1,8 juta tersebut harusnya utuh dan tidak boleh ada pemotongan oleh siapapun,” tegas Ali Tauvan Vinaya (ATV) melalui keterangan pers yang diterima tim redaksi LEAD.co.id, Selasa (28/7/2020).

Baca :  Perangi Corona, LBH Gentar Semprot & Bagikan Desinfektan Pada Warga

Menurut ATV, dalam rangka penanganan pandemi Covid-19, pemerintah pusat telah bekerja keras dan maksimal, mengalihkan sebagian besar anggaran untuk masyarakat yang terdampak. Namuin, kata dia, fakta di lapangan, bantuan yang diterima oleh masyarakat tidak utuh diduga karena adanya pemotongan yang dilakukan oleh oknum-oknum RT dan RW.

“Hal ini terjadi di karenakan mandulnya penegakan hukum di wilayah Kabupaten Bogor,” tegas dia.

Pendekatan dan edukasi yang di lakukan oleh Aparat penegak hukum tidak bisa berjalan dan sesuai dengan harapan, apabila masih terjadi pemotongan oleh oknum-oknum tertentu dalam penanganan Covid 19 ini.

Baca :  BMPS Minta Kegiatan Belajar di Bogor Perhatikan Protokol Kesehatan

Atas hal itu, mantan Aktivis Forum Kota (Forkot) tahun 98 ini meminta kepada aparat penegak hukum segera turun ke bawah (lapangan), mencari sampling terkait banyaknya aduan masyarakat terhadap Pemotongan bansos yang di terima. Salah satu contoh kasus tersebut yang terjadi di Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, belum lagi yang terjadi di desa desa yang lain di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan Ini, Saya Juga menghimbau sekaligus Mengultimatum Kepada oknum oknum RT dan RW Untuk segera Mengembalikan Potongan Yang di lakukan.

Baca :  Kopma GPII: ULP Kabupaten Bogor Tidak Beres !

“Janganlah Hidup dan makan jatah dari rakyat kecil,
kasihan mereka,” pungkas aktivis yang akrab disapa ATV.

Reporter : Rio
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here