Surati Wali Kota, KAMMI Minta THM Exclusive Ditutup Permanen

0
Satpol PP, XClusive, Segel, PSBB
Aparat Satpol PP Kota Bogor menyegel Tempat Hiburan Malam XClusive yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (15/6/2020).

LEAD.co.id | Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bogor meminta Pemerintah Kota Bogor menutup THM Exclusive secara permanen. Hal itu disampaikan dalam surat resmi kepada Wali Kota Bogor, tertanggal 24 Juni 2020, perihal “Permohonan Penutupan permanen kelab malam Exclusive”.

“KAMMI Daerah Bogor mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk menutup secara permanen THM Exclusive,” sebut Ketua Umum KAMMI Daerah Bogor, Arif Sibghotullah melalui keterangan pers, Jumat (26/6/2020).

Pihaknya menjelaskan, sejak bernama X One hingga berubah menjadi Exclusive sering terjadi keributan, bahkan sampai mengakibatkan korban jiwa. Terlebih, kata dia saat ini sedang masa PSBB, THM tersebut masih beroperasi dan terjadi keributan lagi.

Baca :  Aktivis 98 Merilis Daftar "Aksi Ngamuk" Wali Kota Bogor

“Melanggar dan tidak mengindahkan aturan Pemerintah Kota Bogor saat PSBB,” sebut surat resmi KAMMI Daerah Bogor.

Izin operasional Exclusive, kata Arif, hanya sebatas Cafe, restoran dan karaoke, namun menjalankan diskotek dan jam operasional melebihi batas yang ditentukan. Selain itu, kata dia, dalam usaha THM tersebut, diduga ada penjualan minuman beralkohol secara ilegal (tidak berizin.

“Faktanya di lapangan juga menjadi diskotek dan jam operasional tidak sesuai aturan,” ungkap Arif dalam surat yang dilayangkan kepada Wali Kota Bogor tertanggal 24 Juni 2020.

Surat, KAMMI Daerah Bogor, Exclusive
Surat resmi KAMMI Daerah Bogor kepada Wali Kota Bogor, tertanggal 24 Juni 2020, perihal “Permohonan Penutupan permanen kelab malam Exclusive”.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Satpol PP menyegel THM Xclusive karena terjadi keributan di saat Pemerintah menrapkan PSBB untuk memutus mata rantai Covid-19. Penyegelan tersebut bersifat sementara karena melanggar Perwali Kota Nomor 30 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB, dan sering terjadi keributan.

Baca :  Darurat Pendidikan, Wali Kota Bogor Sidak Sejumlah Sekolah

“Saya mendapatkan laporan, lokasi ini sudah beroperasi, bahkan, sebelumnya sudah buka dan terjadi perkelahian antar pengunjung,” kata Bima Arya saat penyegelan THM Xclusive, di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, pekan lalu (15/6).

Tokoh muda Kota Bogor, Felix Martha mengapresiasi sikap KAMMI yang meminta Pemkot Bogor menutup permanen THM Exclusive. Pasalnya, operasional THM tersebut dinilai tidak sesuai dengan aturan, hukum, dan norma yang berlaku

“Setuju dengan apa yang disuarakan oleh kawan-kawan Mahasiswa, apalagi kalau sudah jelas bertabrakan dengan aturan hukum dan norma yang berlaku,” terang Sekretaris Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bogor ini.

Baca :  Wali Kota Bogor Berikan Arahan untuk Antisipasi Corona

Menurutnya, THM Exclusive sudah menciderai marwah Pemerintah Kota Bogor, dengan membiarkan terjadinya keributan yang berulang-ulang. Karenanya, dia sepakat agar THM Exclusive ditutup secara permanen.

“Yang harus dihindari adalah kejadian yang berulang, kalau sampe terulang kan itu mencederai marwah aparatur yang ada, jadi jika memang dianggap perlu di tutup-tutup saja,” tegas Felix.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Fardiansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here