LEAD.co.id | Meski ditengah pandemi Covid-19 Tahun ajaran baru 2020/2021 akan tetap diselenggarakan. Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Provinsi Jawa Barat, Juli Wahyu Pari Dunda
himbau Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Se-Provinsi Jabar untuk dapat mendukung program pembelajaran secara daring.
Dirinya juga menyampaikan, akan segera menyampaikan panduan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 serta melihat kondisi dan kesiapan setiap daerah untuk melakukan pembelajaran tatap muka.
“Terkait himbauan itu nanti menyusul dan intinya Kadisdik harus mendukung program secara daring karena kondisi yang belum maksimal menghadapi Covid-19 ini,” ucapnya saat ditemui di Bandung, Minggu (21/06/2020).
Dilihat dari hasil evaluasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini telah mempunyai sistem dan strategi pendidikan yang siap untuk dilaksanakan.
“Evaluasi atau strategi pembelajaran secara daring dari 3 bulan yang lalu dan sudah ada pedoman sistem pembelajaran daring oleh Kemendikbud tinggal penyesuaian daerah untuk pelaksanaannya,” tambahnya.
Namun, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilaksanakan secara daring masih mengalami beberapa kendala. Seperti verifikasi keaslian data menjadi masalah teknis yang umum terjadi saat mendaftar secara daring.
“Memang PPDB kendala umum ya teknis waktu upload data seperti ketika ada verifikasi data untuk diminta aslinya waktu pendaftaran photo copy sedangkan yang di harapkan asli,” pungkasnya.





