Tak Kunjung Pulang, Bocah SDN di Bone Diduga Diculik

0

LEAD.co.id | Peristiwa penculikan kembali terjadi di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa, (19/2/2019).

Seorang bocah perempuan yang juga murid salah satu Sekolah Dasar di Bone diduga menjadi korban penculikan oleh orang tak dikenal.

Mengutip sulawesipos[.]com, Suardi Firdaus, salah seorang kerabat korban mengatakan bahwa, Andi Balqis Nur Azzahrah berumur 9 tahun, Andi Balqis diduga diculik OTK (Orang Tak Dikenal), korban merupakan murid SD 198 Cinennung, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.

“Diduga korban diculik OTK, pihak keluarga baru sadar sekitar pukul 14.00 WITA (siang), ketika korban tak kunjung pulang kerumah. Padahal sudah dari tadi teman-temannya pulang dari sekolah,” ungkap Suardi.

Suardi mengungkapkan, terkait dugaan penculikan itu, dirinya bersama dengan orang tua korban sementara melaporkan ke Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Cina.

Terpisah, Kapolsek Cina, Iptu H. Rahim saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, belum mengetahui prihal adanya laporan penculikan tersebut.

“Belum tahu saya, kami belum menerima laporan kalau ada anak SD yang diculik di Cina,” kata Iptu H. Rahim.

Adapun dari penelusuran Redaksi LEAD.co.id, kronologis kejadian tindak penculikan yang dialami Andi Balqis Nur Azzahrah sebagai berikut,

Pada hari Selasa tanggal 19 Februari 2019 pukul 07.30 wita, tempat kejadian di Dusun Luppereng Desa Cinennung Kec.Cina Kab. Bone,
Nama Korban : ANDI BALQIS NUR AZZAHRAH Binti ANDI ODDANG (Perempuan), Umur: 9 TAHUN, Pekerjaan Pelajar Kelas 3 SDN 198 Cinennung, Alamat Dusun Luppereng Desa Cinennung Kec. Cina Kab. Bone.

Kronologis Kejadian : Korban diantar oleh orang tuanya Lel. ANDI ODDANG (saksi 1) ke sekolahnya ( SDN 198 Cinennung ) sebelum pukul 07.00 wita dan setelah korban masuk ke pekerangan sekolah Lel. ANDI ODDANG pulang, kemudian sekitar pukul 07.00 wita saksi 2 melihat korban dibonceng oleh seorang laki-laki menggunakan Sepeda Motor Honda Beat warna hitam kearah selatan, adapun ciri-ciri pelaku yaitu pelaku memakai baju gamis muslim warna putih dan memakai peci warna putih. Sekitar pukul 12.00 wita orang tuanya hendak menjemput korban disekolah namun tidak ada dan diperkirakan pergi kerumah keluarganya dan setelah dicek korban belum ditemukan. Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan ke pihak berwajib Polsek Cina untuk dilakukan penyidikan dan proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Tindakan yang telah diambil :
– Mencatat identitas korban dan saksi-saksi, dan membuat Laporan Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here