Tekan DBD, Puskesmas Leuwiliang Kerja Sama dengan Bidan Desa dan Puskesling

oleh -421 views
DBD, Puskesmas Leuwiliang, Kerja Sama, Bidan Desa, Puskesling

BOGOR (LEAD.co.id) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) DBD di Puskesmas Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengalami penurunan dibanding dengan tahun 2020.

“Tahun kemarin untuk satu tahun ada sekitar 30 kasus, untuk tahun sekarang dibawah itu. Kebetulan belum pernah sampai 100 kasus, endemis, tapi masih bisa dikatakan wajar,” ujar Sulisno, Surveilans Puskesmas Leuwiliang saat ditemui tim LEAD.co.id, pada Kamis (25/11/2021).

Untuk menekan lonjakan kasus DBD pada musim penghujan seperti sekarang, pihak Puskesmas Leuwiliang melakukan kerja sama dengan berbagai pihak diantaranya Bidan Desa dan Puskesmas Keliling (Puskesling).

Baca :  Terima Kunjungan PM Hungaria, Presiden Bahas Peningkatan Kerja Sama

“Tugas bidan desa siap siaga saat terdengar atau melihat informasi mengenai DBD, terjun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan, kemudian Puskesling tugasnya pemeriksaan jentik berkala,” lanjut Sulisno.

Dia menyebutkan, gejala yang paling menonjol dari DBD ini adalah demam yang naik turun, kemudian disusul dengan munculnya bintik-bintik merah di area tangan dan kaki. Untuk memastikan gejala tersebut perlu dilakukan tes laboratorium.

“Pihak puskesmas Leuwiliang sendiri menyediakan fasilitas untuk melakukan tes lab secara gratis khusus untuk pasien yang diduga terjangkit DBD,” lanjut dia.

Baca :  Penandatangan Nota Kesepahaman, bank bjb Perkuat Sinergi dengan Kemhan

Sulisno menambahkan, untuk meminimalisir terjadinya kasus DBD, hal yang paling baik dilakukan oleh masyarakat saat memasuki musim penghujan adalah dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN.

“Dengan cara membersihkan lingkungan sekitar rumah, membersihkan tempat-tempat penampungan air, dan sebagainya,” pungkas Sulisno.

 

Reporter: Purbasari, Irwan H, Tebby A
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *