Temui PKL, PDIP Minta Pemkot Bogor Tunda Relokasi

oleh -255 views
PDIP, PKL, Relokasi
Politisi PDIP Kota Bogor, Atty Somaddikarya menemui para PKL Jalan Pedati dan Lawang Seketeng, Kota Bogor, Sabtu (29/2/2020).

LEAD.co.id | Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merelokasi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Pedati dan Lawang Seketeng masih menjadi polemik. Pasalnya, para pedagang minta relokasi ditunda usai Hari Raya Idul Fitri.

Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya merespon masalah ini dengan terjun langsung menemui para pedagang (PKL). Di depan para PKL, dirinya menyatakan siap memperjuangkan nasib para pedagang yang terancam digusur pemerintah.

“Ini menjadi catatan bahwa saya dari PDI Perjuangan tegak lurus membela masyarakat”,  kata Politisi PDIP ini saat menemui para PKL Jalan Pedari dan Lawang Seketeng, Kota Bogor, Sabtu (29/2/2020).

Baca :  Ratusan PKL Pedati dan Lawang Saketeng Direlokasi ke Dalam Pasar

Menurut Atty, masyarakat (PKL) hanya meminta sesuatu yang tidak melanggar aturan. Karenanya, kalau ini sampai tidak didengar, maka dirinya akan menegaskan bahwa, PDI Perjuangan Kota Bogor tegak lurus memperjuangkan hak masyarakat.

Anggota Komisi III ini menerangkan, sebagai wakil rakyat dan ketika rakyatnya meminta yang tidak melanggar regulasi, ketentuan dari program pemerintah pasti akan didukung. Soal polemik ini, para pedagang hanya meminta waktu untuk penundaan guna mencari nafkah untuk keluarganya. Jadi tidak ada yang salah ketika ini bisa diberikan oleh Pemerintah Kota Bogor.

Baca :  Siap Diresmikan, Foodcourt Sempur Tampung 120 PKL

Terkait permintaan penundaan, dia berkaca pada relokasi pedagang sebelumnya di Pasar Anyar (Kebon Kembang), dimana Pemkot telah mengabulkan permintaan para pedagang saat itu untuk menunda relokasi usai hari raya Idul Fitri.

“Tetapi kenapa kalau kepada para pedagang disini tidak bisa dilakukan, berarti Pemkot diskriminatif,” sindir Atty.

Lebih lanjut, Politisi yang akrab disapa Ceu Atty mengungkapkan bahwa, sembilan (9) anggota Dewan (DPRD) dapil 1 sepakat menyatakan mendukung. Selanjutnya, akan dilakukan koordinasi atau diskusi dengan pimpinan DPRD, pihak Perumda Pasar Pakuan Jaya, Dinas UMKM hingga Wali Kota Bogor ataupun Wakilnya untuk bisa mendengar suara pedagang.

Baca :  Pemerintah Bongkar Lapak PKL Jalan Adnawijaya

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PPKL) Pasar Pedati dan Lawang Seketeng, Ujang Waras Mauludin mengaku bahwa, sejak awal pihaknya mendukung program pemerintah untuk membenahi Jalan Pedati dan Lawang Seketeng. Namun demikian, untuk saat ini para PKL meminta penangguhan waktu relokasi hingga usai Hari Raya Idul Fitri.

“Hanya itu permohonan kami. Kami tidak banyak macam macam, kami sama sama orang Bogor, warga Bogor dan ingin Bogor ini nyaman, aman dan kondusif”, pungkasnya.

Reporter: Manto Arya
Editor : Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *