Tolak Glow, Edi Salaka Sebut Kebun Raya Bogor Tempat Sakral

oleh -578 views
Tolak Glow, Edi Salaka, Kebun Raya Bogor, Tempat Sakral, Budayawan Bogor

BOGOR (LEAD.co.id) – Aliansi Budayawan dan LSM Jawa Barat kembali menggelar unjuk rasa di depan gerbang Kebun Raya Bogor (KRB), pada Rabu (10/11/2021). Mereka menolak swastanisasi dan keberadaan wisata malam Glow Kebun Raya Bogor.

Edi Salaka dari Lembaga Adat Tatar Sunda menyatakan menolak swastanisasi pengelolaan Kebun Raya Bogor yang dianggap menjadi tempat “sakral” bagi masyarakat Bogor, khususnya warga Sunda. Selain itu, KRB adalah sarana konservasi, edukasi, paru paru kota, dan taman hiburan rakyat.

“Menolak Swastanisasi dalam Pengelolaan Kebun Raya Bogor dalam hal ini keberadaan Glow dengan Gemerlap malamnya,” kata Edi dalam keterangan persnya.

Baca :  Puluhan Organisasi Budaya Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor

Dia menjelaskan bahwa, Aliansi Budayawan ini berdemontrasi dengan damai, berdialog serta bermusyawarah dengan statement serta argumentasi yang rasional sehingga mendapatkan kesepakatan bersama.

Menurutnya, KRB adalah Leuweung Samida atau Hutan Samida yang tertera dalam Naskah Batu Tulis Bogor. Karena itu, dia mengaku bangga menjadi warga Bogor dan orang Sunda, Kenapa Bangga Menjadi Orang Bogor yang tertulis dalam Prasasti Batu Tulis Ciaruteun.

“Di Bogor pula terdapat catatan dalam Prasasti Batu Tulis Ciaruteun yang dalam bahasa Sankret menyatakan ‘Raja Sundah pernah dalam kekuasaanya menguasai dunia’,” ungkapnya.

Baca :  Kolaborasi Budayawan dan Pengelola KRB Sambut Idul Fitri

 

Reporter: Surya Sp, Jhonie
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Puskominfo Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *