Urgensinya Kembali ke UUD 45 ORI

0
Kun Nurachadijat, UUD 1945
Dr. Kun Nurachadijat: Deklarator Musyawarah Untuk Mufakat Kembali Kepada Pancasila & UUD 45 (Naskah Asli)

Oleh: Dr. Kun Nurachadijat

Tujuan berdirinya bangsa dan negara Indonesia adalah untuk kekebahagiaan, BUKAN untuk kekayaan yang merupakan ukuran dari kesejahteraan.

Adil & makmur, itu standar kebahagiaan. Dan semua itu terrangkum dalam UUD 1945 ori.

Namun seiring waktu, tujuan dari berbangsa dan bernegara ini bergeser, ditandai dengan perubahan kebijakan arah politik luar negeri kita. Semula non blok, kemudian agak “ngiri” dan setelah Bung Karno longsor, maka hingga kini menjadi “nganan”.

Kanan ini mengandung beragam konsekuensi, diantaranya ukuran pembangunan yang tadinya indikatornya adalah kebahagiaan dan spiritual, bergeser menjadi kepemilikan akan bendawi kalau tidak mau dikatakan hedonis.

Baca :  PARFI Gandeng INTARO Gebrak Nusantara dari Bali dengan "PARFI Award"

Rezim Orbapun tumbang di 1998. Bergantilah dengan semangat baru, yang saking semangatnya maka UUD 1945 pun teramandemen di 2002. Ruh kebahagiaan sebagai tujuan berbangsa, sontak berubah. Menjadi seukuran dengan pembangunan di dunia Barat, pertumbuhan ekonomi dan investasi dengan berbasis pembangunan Keynessian yang kerap direcoki oleh ekonomi moneter. Terus dan terus hingga akhirnya keunikan pembangunan bangsa menjadi hilang. Wajah Indonesiapun menjadi kembar dan serupa dengan wajah pembangunan dengan negara-negara yang katanya dibilang maju. It is no problemo.

Hanya saja ini menjadi ironis, karena platform bangsa kita, baik secara philosophy grondslag maupun jiwa dari pembukaan UUD 45 adalah Panca Sila, yang sangat bervisikan spiritualitas bukan hedonis. Kini amanah pancasila dengan gerak laju pembangunan, sudah bak minyak dan air.

Baca :  Mantan Penghuni Cilosari 17: Berhimpun Kembali Menuju Alumni HMI yang Bermarwah

Disimpulkan, kembali ke UUD 45 yang ori, adalah jawaban bila bangsa dan negara ini ingin mengantarkan rakyatnya ke depan pintu gerbang persatuan, berdaulat adil dan makmur amanah Founding Fathers.

Penulis adalah Deklarator Musyawarah untuk Mufakat Kembali Kepada Pancasila & UUD 45 (Naskah Asli)
Gedung “Indonesia Menggugat” 12 April 2015

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here