Warga Komplek PDK Buat Hand Sanitizer dan Disiinfektan untuk Dibagikan

0
Warga, Komplek PDK, Hand Sanitizer, Disinfektan
Warga RT 02/06 Komplek PDK Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor membuat sabun pencuci tangan (Hand Sanitizer) dan Disinfektan

LEAD.co.id | Warga RT 02/06 Komplek PDK Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor membuat sabun pencuci tangan (Hand Sanitizer) dan Disinfektan, seiring menyebarnya Virus Corona (Covid-19) yang meresahkan. Hand Sanitizer yang dibuat ini nantinya akan dibagikan ke warga sekitar.

Latar belakang ide pembuatan Hand Sanitizer secara mandiri ini yaitu dari hasil diskusi Ketua RT 02, Subagyo bersama dengan warga. Dari diskusi tersebut sehingga tercetuslah sebuah ide untuk membunuh virus yang membahayakan ini.

“Awalnya kami hanya berdiskusi, lalu, pembahasan langsung untuk membuat Hand Sanitizer,” ungkap Subagyo kepada Tim LEAD.co.id, Minggu (5/4/2020).

Baca :  Kepedulian GAU untuk Masyarakat Bogor di tengah Covid-19

Menurut Subagyo, banyaknya cairan disinfektan dan banyak relawan yang membantu, untuk melakukan penyemprotan ini, warganya masih ada ketakutan dengan bahan yang tidak sesuai dengan Kemenkes. “Kami buat sesuai dengan anjuran Kemenkes, bahkan warga kami juga ada yang bekerja di Apoteker,” jelas dia.

Salah satu warga bernama Pramono mengatakan, pembuatan cairan untuk mencegah penyebaran Corona ini sesuai dengan anjuran kemenkes. Nantinya, cairan ini akan dibagikan kepada masyarakat setempat.

“Kami buat cairan ini, lalu akan dibagikan kepada masyarakat,” ujar dia.

Ia mengatakan, antusias warga ketika cairan dibuatnya, banyak warga yang datang untuk memintanya, mereka membawa kompan dengan ukuran 5 liter untuk disemprotkan di rumahnya.

Baca :  Kepedulian Alumni SMAKBO Ditengah Covid-19 Dengan Bagikan Nasi Bungkus

“Sekitar 60 kepala keluarga cairan ini dibagikan, dan dipergunakan di rumahnya, kami tidak meminta biaya, cairan disinfektan dibagikan secara gratis, ” tegas dia.

Penyemprotan cairan disinfektan harus dilakukan di rumah, atau Titik-titik benda mati. Penyemprotan dapat dilakukan sehari 2 kali, pada lantai atau lebih pada benda yang sering disentuh.

“Desinfeksi bertujuan untuk membunuh mikroorganisme patogen (penyebab penyakit) kecuali spora-nya. Spora bakteri dan virus tidak akan mati dengan penyemprotan desinfektan dan akan tumbuh kembali setelah 8 jam sehingga tidak effektif,” pungkas dia.

Reporter : Wawan S.
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here