LEAD.co.id | Tinggi muka air (TMA) pada Bendung Ciliwung – Katulampa dilaporkan 250 CM/Hujan, atau berstatus Siaga 1 (satu), pada Pukul 18.18 WIB, Senin, 21 September 2020.
Petugas Piket Bendung Ciliwung – Katulampa Bogor, Achmad Aliyudin memaparkan, ketinggian muka air Bendung Katulampa ini dikarenakan hujan mengguyur sebagian besar wilayah Bogor sejak pukul 17.00 Wib, dari 0 Cm hingga debit air mencapai 250 Cm, pada pukul 18.18 WIB.
“Meskipun curah hujan tidak terlalu besar sejak sore hari tadi, tetapi karena intensitasnya cukup lama hujannya, hingga mengakibatkan TMA naik sampai di 250 Cm dengan status Siaga 1tentunya,” ujar Aliyudin.
Pihaknya memberi imengimbauan sekaligus antisipasi kepada masyarakat yang tinggal dipinggiran bantaran aliran Sungai Ciliwung di 13 Kelurahan wilayah Kota Bogor seperti Sindangrasa, Tajur, Katulampa, Sukasari, Baranangsiang, Babakan Pasar, Sempur,Tanah Sareal, Bantarjati, Cibuluh, Kedung Badak, Sukaresmi dan wilayah Kedung Halang.
Pihaknya juga mengatakan, upaya yang sudah dilakukan yaitu penyebaran informasi kepada masyarakat melalui Media Sosial, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, Instagram dan Website. Kemudian melakukan pemberitahuan informasi kepada Camat dan Lurah se-Kota Bogor melalui Grup WhatsApp.
Adapun kronologi Tinggi Muka Air di Bendung Katulampa pada Senin, 21 September 2020 yaitu, mulai Pukul 17.00 WIB, TMA 0 CM/Gerimis Halus (Siaga 4). – Pukul 17.49 WIB, TMA 40 CM/Gerimis (Siaga 4). – Pukul 17.53 WIB, TMA 120 CM/Hujan (Siaga 3). – Pukul 17.58 WIB, TMA 170 CM/Hujan (Siaga 2). – Pukul 18.04 WIB, TMA 200 CM/Hujan (Siaga 2). – Pukul 18.10 WIB, TMA 220 CM/Hujan (Siaga 1). – Pukul 18.17 WIB, TMA 240 CM/Hujan (Siaga 1). – Pukul 18.18 WIB, TMA 250 CM/Hujan (Siaga 1).
Saat berita ini diterbitkan, tim LEAD.co.id masih menunggu perkembangan informasi selanjutnya.





