BOGOR (LEAD.co.id) – Al Quds Amaanati Indonesia adalah yayasan kemanusiaan yang bergerak kepada keilmuan, edukasi dan desimenasi untuk memberikan pengetahuan, penyadaran tentang Palestina secara komperhensif, programatik dan diplomatik. Yayasan tersebut bekerjasama dengan aliansi lembaga kemanusiaan Palestina yang lainnya.
Al Quds Amanati awal berdiri pada tahun 2006 di Turki, sedangkan di Indonesia baru berdiri kurang lebih 4 bulan tepatnya bulan Agustus 2019. Lembaga itu terdaftar di Kemenkumham sebagai Yayasan bersifat edukatif dan kolaboratif, yang saat ini berkantor pusat di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Direktur Harian Al Quds Amanat, Ustad Syukron Muchtar mengatakan, Indonesia memiliki perhatian khusus tentang permasalahan Palestina. Selain itu, Al Quds Amaanati tidak membatasi dengan partai politik, perbedaan agama ataupun hal yang lain, karena permasalahan Palestina bukan hanya masalah aqidah namun juga kemanusiaan.
Dalam misinya, Yayasan Al-Quds Amaanati bertujuan menumbuhkan kesadaran Masyarakat secara umum akan pentingnya masalah Al-Quds dan masjid Al-Aqsa. Program yang sudah berjalan sampai saat ini adalah kegiatan dauroh, seminar di beberapa Masjid dan Kampus.
“Kami juga sudah bekerjasama dengan beberapa lembaga dan keorganisasian yang peduli dengan Palestina diantaranya Rumah Zakat Sukses, Wahdah Islamiyah, FPI, Ikatan Da’i Indonesia, dan kedepannya akan bekerjasama dengan elemen, lembaga, organisasi ataupun perorangan lainnya,” kata Syukron dalam keterangan pers yang diterima LEAD.co.id, pada Rabu (13/11/2019).
Harapannya, kata dia, kepada masyarakat khususnya pemuda untuk bersama dalam sinergritas untuk peduli terhadap Alqso karena ini adalah aqidah dan tentang kemanusian, serta diharapkan untuk menjadi kader-kader Kepalestinaan yang menguasai materi, sejarah tentang Al Aqso dan segala hal tentang Palestina.
“Kaderisasi dengan sistem dongeng situasi Palestina, kami rencana pembentukan pemuda-pemudi Al Qosam di setiap daerah melalui organisasi2 Islam, dan kami juga yang peduli dengan situasi Palestina, selain itu, program milenial dalam cabang olahraga, program al-Quds Cup,” ujar dia.
Syukron menambahkan, Yayasan ini terbentuk berawal dari suatu gerakan AlQuds, sebuah slogan Alquds adalah miliku. Al Quds Amaanati adalah yayasan yang terdaftar di Kemenkumham, menjadi rumah bersama untuk kelompok ataupun perorangan yang peduli dengan Al-Quds Palestina.
Adapun untuk kompetisi Syech Sholah Awards, program kreativitas dan pemenang pertama adalah berkunjung ke Masjidil Aqsa dan hadiah lainnya, kompetisi dimulai bulan oktober dan ditutup pada bulan Desember 2019.
Namun demikian, dia mengatakan bahwa, target utama Yayasan Al-Quds Amaanati saat ini adalah untuk merapihkan struktur Internal dan bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat. Pihaknya juga berkomitmen dengan kebangsaan Indonesia yang peduli dengan kondisi Palestina.
“Yayasan Al-Quds Amaanati tidak memiliki konsep Palestinaisasi. Kita berkomitmen dengan kebangsaan sebagai bangsa Indonesia, dan bertujuan menumbuh kembangkan kepedulian tentang situasi dan kepedulian Al-Quds Palestina,” ungkapnya.
Reporter: Wawan Supriatna
Editor: Aru Prayogi

