Akhir Tahun 2019, RTQ Al-Fattah Pamekasan Gelar Mabit ke-VI

oleh -217 views

LEAD.co.id | Rumah Tahfidz Qur`an (RTQ) Al-Fattah Pamekasan melakukan kegiatan malam bina iman dan taqwa (Mabit) ke-VI di Masjid Al-Ittihad, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan ini diikuti oleh para santri dan santriwati RTQ Al-Fattah Pamekasan. Diketahui yang mengikuti Mabit tahun ini sebanyak 20 peserta, 3 orang santri dan 17 orang santriwati.

Acara Mabit kali ini mengusung tema “Fokus kepada Al-Qur`an : Menjauhkan dari Kemaksiatan”.

Ketua Yayasan Al-Fattahul Ilmu, RTQ Al-Fattah Pamekasan, Muhammad Kuddus menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari.

Baca :  Update Covid-19: Kasus Positif di Pamekasan Capai 468

“Mulai hari ini, tertanggal 31 Desember 2019 sampai tanggal 1 Januari 2020 dan akan diisi dengan kegiatan-kegiatan yang InshaAllah sangat baik untuk menunjang kematangan para santri khususnya bagaimana menjadi insan yang mandiri,” katanya, Selasa (31/12/2019).

Dikatakan, kegiatan Mabit ini, secara umum merupakan salah satu sarana dalam rangka membina jiwa seorang muslim agar menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, sehat secara jasmani, pun juga memiliki kecerdasan spritual.

“Dengan begitu, diharapkan intelektual question, emosional question, dan spritual question daripada para santri ini dapat lebih kuat dan mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Baca :  Warga Blumbungan Gelar Pawai Obor Sambil Baca Sholawat Burdah

Lebih lanjut, kegiatan Mabit ini juga untuk menghindari perayaan tahun baru yang biasa digelar dengan hal-hal yang tidak bermanfaat lebih-lebih perbuatan maksiat.

“Untuk itu, kami dari RTQ Al-Fattah Pamekasan melakukan kegiatan ini dengan harapan akan menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat dari sekedar merayakan malam pergantian tahun baru dengan melakukan yang tak berfaedah,” tandasnya.

Sementara Ketua Pembina Yayasan Al-Fattahul Ilmu, RTQ Al-Fattah Pamekasan, Suhartono sangat mengapresiasi kegiatan Mabit ini.

“Alhamdulillah, di tahun ini RTQ Al-Fattah Pamekasan bisa kembali menggelar Mabit. Kami selaku pembina sangat mengapresiasi terhadap tergelarnya acara ini,” ucapnya.

Baca :  Pasutri Keracunan, Aktivis Sayangkan Ketidaksigapan Pemda Pamekasan

Menurutnya, dengan adanya mabit yang dimerupakan agenda rutin tahunan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkembangkan semangat belajar para santri dan santriwati yang ada di RTQ Al-Fattah Pamekasan.

“Selain itu juga, adanya mabit ini dapat mengembangkan hafalan daripada para santri dan santriwati. Sebab, di Mabit ini biasanya ada sesi murojaah, dimana para santri dan santriwati lebih kuat dan diketahui sejauh mana hafalannya,” tandasnya. (haz/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *