Anak Krakatau Belum Aman, Masyarakat Diminta Menjauh

0

Serang – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM menghimbau masyarakat tidak masuk dalam area GAK dalam radius 5 kilometer.

Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM, Kristianto mengatakan bahwa, status GAK sampai saat ini masih belum aman, maka dari itu masyarakat dihimbau untuk tetap berada pada radius 5 Kilometer.

“Sampai saat ini masih belum aman, kita masih melihat potensi ancamannya sekitar 5 kilometer itu, jadi jangan nekat untuk pergi kesana mendekati GAK.” terangnya, Minggu (6/1/2019).

Menurutnya, aktivitas GAK yang fluktuatif bisa dilihat dari fase erupsi pada hari Kamis (3/1), terjadi 37 gempa letusan, kemudian Jumat (4/1) terjadi 82 gempa letusan, Sabtu (5/1) 79 gempa letusan.

“Dalam hitungan per 6 jam kita laporkan aktifitas GAk tersebut, kalau untuk hari ini dari pukul 00.00 WIB sampai sekarang (12.50 WIB) tercatat ada 28 kejadian gempa letusan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa aktifitas GAK juga terjadi gempa hembusan sebanyak 17, dan letusannya sesekali tampak antara 800 sampai 1.000 meter. “Tremornya (getaran) menerus tercatat sekitar 2 sampai 12 mili (millimeter) dengan dominan sekitar 7 mili, dan hitungan 800 meter itu dari permukaan kawahnya,” tambahnya.

Sementara itu, Pengamat Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM, Nurohman mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba memasang seismometer di GAK, namun sayangnya karena GAK masih menunjukan aktivitasnya sehingga pemasangan harus ditunda. “Alatnya kita sudah ada tapi belum bisa dipasang, sebelumnya ada stasiun lava di GAK disitu pasangnya tapi entah sekarang rusak karena lontaran, hilang atau rusak,” katanya. (Ain)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here