Banjir Masih Merendam Daerah Kudus, 513 Jiwa Mengungsi

oleh -190 views
Banjir Kudus, Banjir, Pengungsi
Sebanyak 171 KK atau 513 jiwa masih mengungsi akibat banjir di Kabupaten Kudus, Jawa tengah sejak 4 Februari 2021 lalu [File: BNPB]

LEAD.co.id | Banjir masih melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah hingga Senin (22/2/2022). Ketinggian genangan antara 20 hingga 50 Cm.

Banjir yang masing terjadi mengakibatkan sejumlah warga mengungsi ke tempat aman. Berdasar data BNPB, sebanyak 171 KK atau 513 jiwa masih mengungsi akibat banjir di daerah Kabupaten Kudus.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus menginformasikan berdasarkan laporan hari ini (22/2), pukul 11.00 WIB, Jalan alternatif Kudus – Pati, di wilayah Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo, genangan setinggi 20 cm terpantau sepanjang 100 m.

Baca :  Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Rendam 964 Rumah Warga Cirebon

Ketinggian serupa teridentifikasi di Jalan Kudus – Purwodadi dan jalan masuk Desa Karangrowo. Sedangkan di terminal Kudus, tinggi muka air sekitar 50 cm.

Banjir yang terjadi hingga kini tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Di samping itu, debit air juga berasal dari air kiriman dari Sungai Piji serta debit air yang tidak tertampung di beberapa sungai.

Bencana banjir terjadi sejak Kamis lalu (4/2), pukul 21.00 WIB. Saat banjir berlangsung, ketinggian muka air mencapai 100 cm. Warga yang masih mengungsi sebanyak 171 KK atau 513 jiwa.

Baca :  Banjir di Cikande Serang, Satu Warga Meninggal Dunia

Mereka menempati beberapa pos pengungsian seperti d SD 2 Payaman, Aula Balai Desa Karangrowo, Aula Balai Desa Jati Wetan, Klenteng dan Gereja Tanjung Karang serta Aula Gedung PKK Desa Jetis Kapuan.

Banjir mengakibatkan 2.760 rumah dan 1.279,5 hektar sawah terendam. Sejumlah desa terdampak berada di Kecamataan Undaan, Jati, Kaliwungu dan Mejobo.

Berdasarkan analisis InaRISK, Kabupaten Kudus memiliki 9 kecamatan yang berada pada bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Sembilan kecamatan yang berada pada kategori tersebut seluas 21.378 hektar.

Wilayah-wilayah yang saat ini banjir merupakan bagian dari 9 kecamatan yang memang teridentifikasi berpotensi banjir kategori sedang hingga tinggi.

Baca :  TNI di Hati Rakyat: Kala Koramil Julok Menjadi Juru Selamat di Tengah Gelapnya Banjir

Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BNPB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *