Biaya Perpisahan Rp700 Ribu, Disdik Segera Panggil SD Pakuan

oleh -1,172 views
Perpisahan SD Pakuan, SD Pakuan, Disdik Kota Bogor,
Kepala Sekolah beserta para Guru di SD Pakuan, Kota Bogor, saat ditemui awak media, pada Rabu, 8 Juni 2022.

BOGOR (Lead.co.id) – Acara perpisahan menjelang kelulusan di jenjang pendidikan merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan dimasing-masing sekolah setiap tahunnya mulai Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Namun, bagaimana bila biaya perpisahan tersebut cukup tinggi bahkan memberatkan orang tua karena biaya yang diwajibkan hasil dari kebijakan pihak sekolah dan komite, seperti di SD Pakuan yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Informasi yang dihimpun, biaya untuk perpisahan kelas 6 ini mencapai Rp700 ribu per murid. Beberapa orang tua murid mengungkapkan, perpisahan akan dilaksanakan di SKI Tajur pada 22 Juni 2022 mendatang.

Lantaran biaya tersebut cukup besar, sejumlah orang tua murid memberikan tanggapan karena lokasi perpisahan sangat terjangkau dan dekat dari sekolah, tetapi biayanya cukup tinggi dan mencekik para orangtua. 

Baca :  Disdik Kota Bogor Serahkan 150 Juta untuk Korban Erupsi Semeru

“Info dari sekolah, perpisahannya di SKI Katulampa. Setiap siswa diminta biaya Rp700 ribu dan kita sudah bayar dari awal Juni kemarin,” ucap orang tua murid kepada awak media saat menghadiri sosialisasi PPDB di SD Pakuan, pada Rabu, (8/6/2022).

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SD Pakuan Joko Hadiarso mengatakan belum ada rencana untuk mengadakan acara perpisahan bagi kelas 6. Namun, dia membenarkan ada komite sekolah menyampaikan akan mengadakan perpisahan ke Dufan atau Ancol dengan biaya Rp700 ribu. 

“Saya belum tahu ada acara di SKI Tajur, belum ada info ke kami. Namun, sekalipun akan ada perpisahan tentu biayanya tidak akan memberatkan orang tua,” kilahnya saat ditemui awak media.

Apalagi, lanjut dia, kalau memang orang tua ada keberatan dari segi biaya, perpisahan tidak perlu dilaksanakan ke luar, masih bisa di sekolah. Dan untuk rencana ke dufan atau ancol saja, dua hari kemudian dibatalkan karena banyak orang tua yang tidak setuju. 

Baca :  Mulai Masuk Sekolah, Disdik Kota Bogor Larang Perpeloncoan

“Kami belum mengetahui pasti jika akan ada perpisahan di SKI Tajur, pihak sekolah tidak terlibat karena acaranya dari orang tua. Intinya kami dari sekolah mengimbau kepada orang tua murid yang ingin mengadakan acara perpisahan tidak memberatkan orang tua dalam hal biayanya,” ujarnya.

“Saran kita dari sekolah selalu bilang, jangan memberatkan orang tua dari segi biaya, kalau memberatkan mending tidak perlu diadakan. Lagian ini kan rencana, kalau orang tua tidak mau mengadakan perpisahan, yaa silahkan. Sekalipun ada, tentu biayanya jangan memberatkan,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SD pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Rudi Suryanto menerangkan, setiap acara perpisahan sebenarnya itu dari kebijakan sekolah termasuk besaran biaya, tempat dan sebagainya.

Baca :  Guru Honorer Belum Gajian, DPRD Panggil Disdik Kota Bogor

“Kalau memang biaya perpisahan ini memberatkan orang tua murid, nanti kita akan panggil pihak sekolah yang bersangkuta. Kita akan klarifikasi dulu, kebutuhan dana itu untuk apa ? pasti ada detailnya,” ucap Rudi kepada awak media saat ditemui di kantor Disdik Kota Bogor pada 7 Juni 2022 lalu.

Menurut Rudi, pihaknya sudah melayangkan surat edaran ke setiap sekolah SD terkait dengan acara perpisahan. Poin intinya, lanjut Rudi, pihak sekolah tidak boleh menggelar perpisahan dengan biaya yang memberatkan orang tua.

“Termasuk kami mengimbau pihak sekolah tidak meminta kenang-kenangan untuk guru, apalagi kenang-kenangan juga dapat memberatkan orang tua murid,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *