BOGOR (LEAD.co.id) – Wali Kota Bogor, Bima Arya menegaskan kepada jajarannya untuk tidak menumpuk proyek-proyek besar di akhir tahun seperti sebelumnya. Dia meminta semua program pembangunan infrastruktur dijalankan sesuai dengan jadwal.
“Ini saya ingatkan sangat keras. Tidak ada lagi kegiatan yang mepet di akhir tahun. Jadi, semua pelaksanaan tender dimulai Januari. Tidak ada lagi yang mepet di akhir tahun,” tegas Bima saat briefing staff awal tahun di Alun-lun Kota Bogor, pada Senin (3/1/2022).
Briefing staff itu menjadi agenda pertama Pemerintah Kota Bogor mengawali rutinitas di tahun 2022. Tampak hadir Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Sekda Syarifah Sofiah, pimpinan Badan Usaha Milik daerah (BUMD) serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor.
Dalam kesempatan itu, Bima meminta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor untuk segera menyusun jadwal lelang proyek-proyek besar.
“Jadi, kita benahi secara total. Tolong diingatkan ini semua. Rabu ini saya minta Kabag PBJ bersama Bappeda sudah presentasi di ruangan saya terkait jadwal kegiatan lelang awal tahun,” tambahnya.
Pembangunan Berbasis Kelurahan
Dalam kesempatan itu, Bima juga menyebut bahwa, tahun 2022 sebagai komitmen Pemkot Bogor untuk terus melakukan akselerasi pembangunan berbasis kelurahan.
Sehingga, kata dia, tahun 2024 nanti tidak ada lagi jalan rusak dan tidak ada lagi persoalan infrastruktur terbengkalai di perbatasan, tidak ada lagi warga di wilayah yang merasa tidak disentuh dan lain sebagainya.
“Karena itu, 2022 kita teruskan komitmen kita untuk penguatan di wilayah. Itu paradigma besarnya, pembangunan berbasis kelurahan. Pimpinan aparatur wilayah, siap-siap kita akan melakukan penataan ulang,” ujarnya.
Bima juga meminta Diskominfo dan Bappeda untuk membangun integrasi data terpadu kesejahteraan sosial serta mengkoordinasikan dengan dinas terkait. Data yang dimaksud diantaranya stunting, disabilitas, Open Defecation Free (ODF) dan lainnya.
Aktivasi lainnya yang diminta Bima adalah aplikasi dasawisma secara digital untuk mendukung pembangunan berbasis kelurahan agar didapat data dan angka terbaru secara real time serta terpantau.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi





