Budhy Setiawan: Meneguhkan Empat Konsensus Bangsa Indonesia

oleh -350 views
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Budhy Setiawan

LEAD.co.id | Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Budhy Setiawan mengajak warga Cianjur Selatan memperkuat empat konsensus bangsa Indonesia. Konsensus itu ialah Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tujuan akhir konsensus ini adalah membangun bangsa yang adil, makmur, aman, damai, dan sejahtera,” kata Budhy Setiawan di depan sekitar 150 hadirin di GOR PGRI Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan, Jumat (29/11/2019).

Setelah bangsa Indonesia berusia 74 tahun, sambung Budhy, tujuan bernegara kita sebagian besar telah tercapai. Indonesia tergolong negara aman dan damai, serta tingkat kemakmurannya cukup tinggi. Pendapatan per kapitanya Indonesia pada 2018 sebesar 3.927 dolar Amerika Serikat (AS). Kita juga termasuk ke dalam negara G20, yakni negara-negara dengan perekonomian besar di dunia

Baca :  MSR Tegaskan Generasi Muda harus Memahami Pilar Kebangsaan

Pada 2018, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia di antara G20, menempat posisi keempat tertinggi. Sungguhpun demikian, memang masih terdapat kekurangan, terutama di bidang keadilan dan pemerataan. Inilah tantangan terhadap pelaksanaan empat konsensus bangsa.

“Tantangan lainnya adalah terorisme, korupsi, dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Budhy Setiawan.

Wakil Sekjen DPP Golkar ini menyampaikan bahwa pemerintah dengan dukungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan MPR telah bekerja serius menanggulangi tantangan tersebut. Telah dibentuk badan khusus, misalnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Badan Narkotika Nasional RI.

Baca :  Budhy Setiawan: Perkokoh Ideologi Pancasila Kepada Generasi Millenial

Tentu masyarakat perlu berpartisipasi aktif menanggulangi tantangan terhadap empat konsensus bangsa. “Masyarakat bisa berpartisipasi dengan melaksanakan hal yang tampaknya kecil namun penting. Misalnya melapor kepada aparat bila melihat ada warga baru yang perilakunya mencurigakan dan menunjukkan ciri-ciri terorisme,” tandas wakil rakyat dari Partai Golkar dari daerah pemilihan Cianjur dan Bogor ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *