Budhy Tekankan Kesetiakawanan Sosial dalam Melewati Masa Pandemi

oleh -267 views
Budhy Setiawan, Pandemi
Budhy Setiawan, anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Bogor.

LEAD.co.id | Pada situasi pandemi Covid-19 saat ini, kesetiakawanan sosial menjadi kunci dalam mempererat hubungan kita sebagai sebuah bangsa. Hal ini disampaikan Budhy Setiawan, anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Bogor.

Acara yang bertajuk “Empat Pilar Kebangsaan dalam Semangat Kesetiakawanan Sosial” ini digelar di Gedung Wanita Bogor pada Sabtu (26/9/2020), dihadiri oleh anggota Karang Taruna se-Kota Bogor.

“Karang Taruna perlu terus mengkampanyekan nilai-nilai kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat sehingga kita bisa saling bergotong-royong guna melewati masa pandemi ini”, kata Budhy Setiawan.

Baca :  Saatnya Peternak Naik Kelas di Tengah Pandemi Covid-19

Situasi pandemi Covid-19 saat ini telah mengakibatkan menurunnya pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia. Di Indonesia, hampir seluruh sektor trendnya negatif. Salah satu sektor yang pertumbuhannya positif adalah pertanian. Bahkan, Budhy mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki daya ungkit paling besar bagi upaya pemulihan ekonomi Indonesia di masa pandemi.

Selain itu, Subchan Daragana, Ketua Karang Taruna Jawa Barat juga menyampaikan pentingnya kesetiakawanan dalam mempererat jalinan sosial warga masyarakat dan membangun ekonomi bersama di tengah pandemi.

“Mari kita bersama-sama membantu pemerintah, membantu sesama kita agar kesulitan yang dirasakan dapat bersama kita lewati”, tukas Subchan.

Baca :  Para Guru di AS Protes Pembukaan Sekolah saat Pandemi

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua DPRD Eka Wardhana, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy, Okto Muhammad Ikhsan Kabid Dinsos Kota Bogor, dan I Wayan Bambang Wicaksana.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *