Dedie Rachim Apresiasi Pembagian Sembako di Kampung Labirin

0
Dedie Rachim, Apresiasi, Sembako, Kampung Labirin
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengikuti pembagian sembako dari DD dan XM, di Kampung Padabeunghar, Kelurahan Babakan Pasar, Bogor Tengah, pada Minggu, 29 November 2020. [File Humas DD]

LEAD.co.id | XM dan Dompet Dhuafa (DD) berbagi paket sembako kepada warga terdampak Covid-19, di Kampung Labirin hingga Kampung Padabeunghar, Kelurahan Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (29/11/2020). Puluhan sembako dibagikan pada para pedagang terdampak, lansia, guru ngaji dan tukang ojek.

Penyaluran Sembako di RW. 04, 09, dan 10 tersebut Tim DD ditemani oleh Lurah Babakan Pasar, Citra Widya Lestari. Citra menyampaikan terima kasih kepada pihak XM dan tim Dompet Dhuafa selaku donatur.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga dan bisa berkelanjutan ke depannya,” ujar Citra saat mendampingi Tim Dompet Dhuafa.

Baca :  Apresiasi Batik RSUD, Dedie Rachim: Lestarikan Budaya Bangsa

Ada hal menarik saat penyaluran berlangsung, secara kebetulan datang Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di wilayah Babakan Pasar. Saat bertemu tim Dompet Dhuafa, Dedie mengapresiasi sekaligus ikut serta dalam penyaluran bantuan.

“Terima kasih para donatur Dompet Dhuafa yang telah menyalurkan bantuan sembako di wilayah kami. Semoga program ini dapat berlanjut dan membantu warga yang membutuhkan,” ujar Dedie saat bertemu tim di Kampung Padabeunghar.

Sedangkan Kampung Kebon Jukut dijuluki “Kampung Labirin” karena lokasinya yang berada di tepi sungai dan sangat padat dengan rumah warga, sehingga membuat jalan-jalan di kampung tersebut terlihat seperti labirin. Sebagian warga bekerja sebagai pedagang kaki lima, pedagang asongan, buruh harian, dan pengumpul batu kali.

Baca :  1000 Paket Sembako Siap Dibagikan: Bentuk Nyata Kepedulian Bersama

Yoyoh salah satu penerima manfaat yang kesehariannya berdagang soto, sangat senang mendapatkan bantuan sembako. Menurut Yoyo, dampak corona ini sangat terasa, jualannya sepi pembeli, dan penghasilan habis terpakai biaya sehari-hari.

“Alhamdulillah ada sembako ini jadi meringankan”, ujar Yoyoh saat ditemui di kediamannya.

Terkait dampak Covid-19 terhadap perekonomian, para penerima manfaat ini berharap agar pandemi ini segera usai, dan kehidupan mereka dapat berjalan normal kembali.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Humas DD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here