Demo KPU, FKR-RI Kawal Kemenangan Prabowo-Sandi

0

LEAD.co.id | Massa yang tergabung dalam “Forum Kedaulatan Rakyat Republik Indonesia” (FKR-RI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor, Jumat, (3/2/2019).

“Ini merupakan gerakan dari rakyat Bogor dalam menyuarakan dan mengekspresikan suara rakyat dengan kemenangan pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga Uno menurut Real Count,” ungkap Ketua Panitia Aksi, Ustad Dani.

Menurutnya, secara Real Count di seluruh Indonesia nemenangkan Paslon Prabowo-Sandiaga Uno dalam pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Karenanya lanjut Dhani, aksi ini merupakan ekspresi pembelaan umat Islam dan rakyat Bogor melalui KPUD Kota Bogor untuk KPU RI.

Baca :  Gandeng Katar Empang, HMI Cabang Kota Bogor Salurkan Thermogun

“Kami mengingatkan Bawaslu, KPU dan aparat keamanan jangan main-main dengan amanat rakyat. Jadi kami menyatakan kemenangan bagi pasangan nomor urut 02 jangan sampai dikhianati,” lanjutnya.

Dani menambahkan, jika amanat dan kedaulatan rakyat dikhianati, maka umat akan bergerak secara terus menerus untuk menjaga kemenangan tersebut.

Sementara Ketua KPUD Kota Bogor Samsudin mengatakan, hari ini pihaknya didatangi FKR-RI untuk menyampaikan aspirasi kepada KPUD Kota Bogor agar bersikap adil, transparan, netral dan profesional.

“Yang jelas kedatangan FKR-RI ini untuk menyampaikan aspirasi kepada KPU RI, KPUD Kota Bogor sebagai simbol KPU, maka mereka datang ke sini,” tambah Samsudin.

Baca :  PSBB Kota Bogor Tetap Berlaku, THM dan Pendidikan Ditahan Dulu

Kata Samsudin, kemarin pihaknya sudah berkoordinasi dengan koordinator lapangan (Korlap) FKR-RI, yang “sangat mengapresiasi” KPUD Kota Bogor, dimana sampai saat ini tidak ada satupun rekomendasi kecurangan dari Bawaslu.

“Ya dari 3.209 TPS di Kota Bogor sampai dengan hari ini tidak ada laporan pelanggaran, dan rekomendasi pelanggaran dari Bawaslu Kota Bogor,” pungkas Samsudin. (AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here